
Iraw Tidung Borneo Bersatu ke IV Tahun 2026 Resmi Ditutup.
NUNUKAN – Setelah dibuka Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Wakil Bupati Nunukan Hermanus, Iraw Tidung Borneo Bersatu ke 4 Tahun 2026. Akhirnya resmi ditutup oleh PJ. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan selaku mewakili Bupati Nunukan, di Baloy Adat Tidung Desa Binusan, Senin (12/10).
H. R iwan Kurniawan mengatakan acara Iraw Tidung Borneo Bersatu ke- IV tahun 2026 diharapkan tidaklah berakhir begitu saja. Namun lewat acara ini para peserta dapat membawa sesuatu berharga untuk bisa dibawa pulang ke rumah masing-masing. Berupa semangat persaudaraan dan tekad untuk terus menjaga dan merawat budaya Suku Tidung.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh adat, dan masyarakat Tidung yang telah bahu membahu, bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. kemeriahan dan kesuksesan Iraw adalah hasil kerja bersama, dan itulah kekuatan yang patut dibanggakan.
Pada kesempatan yang baik ini, Ia menyampaikan pesan bahwa budaya tidak akan bertahan hanya karena kita mengadakan perayaan setiap tahun, namun budaya akan tetap hidup dan terjaga kalau ada kemauan untuk mengenalinya, menjalankannya, dan mewariskannya kepada anak cucu.
“ Karena itu, jangan biarkan generasi muda hanya menjadi penonton dalam pelestarian adat. Berikan mereka ruang untuk belajar, berkarya, dan ikut menjaga warisan leluhur. Kita ingin anak muda Tidung maju dalam pendidikan, sukses dalam pekerjaan, mampu bersaing di mana saja, tetapi tetap bangga dengan identitasnya”, tambahnya.
Yang tidak kalah penting, menurutnya perlunya dirawat persaudaraan dengan seluruh masyarakat di kabupaten Nunukan.
“Kita tidak harus memiliki adat dan budaya yang sama untuk bisa berjalan bersama, kita tidak harus berasal dari suku yang sama untuk saling membantu. Namun keberagaman dan perbedaan yang ada justru harus dijadikan alasan untuk saling melengkapi”, tambahnya.
Selanjutnya sebelum menutup sambutannnya, Iwan Kurniawan mengucapkan terima kasih serta permohonan maaf bila selama pelaksanaan Iraw ditemukan kekurangan selama.
Dirinya mengajak semua pihak bisa memperkaikinya pada pelaksanaan di masa masa yang akan datang.
“Yang sudah baik harus terus dilanjutkan, dan yang belum maksimal harus sama – sama diperbaiki dan disempurnakan. semoga Iraw berikutnya semakin meriah, semakin banyak pesertanya, dan semakin memberi manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat”, Pungkasnya. (*)


