KALTARAPOLITIK

Bukan Sekadar Main Domino, H. Ladullah Dorong Orado Jadi Olahraga Strategi di Nunukan

NUNUKAN – Dorongan pengembangan Olahraga Domino terus digaungkan Ketua Orado Nunukan, H. Ladullah. Ajakan itu disampaikan saat menutup Domino Orado Piala Panglima TNI di Paras Perbatasan Nunukan, Minggu malam (26/9/2026).

Anggota DPRD Kaltara ini menilai Domino Orado memiliki unsur strategi dan konsentrasi yang dapat melatih kemampuan peserta. Permainan tersebut juga menuntut peserta menjaga sportivitas selama pertandingan.

Karena itu, masyarakat perlu mengenalkan Domino Orado sebagai kegiatan positif. Permainan ini dapat menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antarpeserta.

“Mari kembangkan Domino Orado sebagai olahraga yang mengasah strategi, konsentrasi, dan sportivitas,” ucap Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltara ini.

Tak hanya itu, ia juga mendorong pengurus memperluas pembinaan Domino Orado di Nunukan. Pembinaan secara terarah dapat memberi kesempatan kepada peserta untuk meningkatkan kemampuan dan mengikuti kompetisi.

Dia menyebut pengembangan Domino Orado tidak berhenti pada penyelenggaraan pertandingan. Masyarakat perlu menjaga keberlanjutan kegiatan agar olahraga tersebut memiliki ruang tumbuh di berbagai kalangan.

Ladullah berharap Domino Orado dapat mendorong lahirnya atlet berprestasi dari Nunukan. Menurut dia, kompetisi yang rutin dapat menjadi sarana untuk menemukan peserta dengan kemampuan permainan yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Ladullah menyampaikan apresiasi kepada TNI yang telah mendukung penyelenggaraan Domino Orado Piala Panglima TNI. Dukungan tersebut turut membantu pelaksanaan kegiatan dalam rangka memperingati HUT TNI di Kabupaten Nunukan.

Domino Orado Piala Panglima TNI berlangsung sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI di Nunukan. Penutupan kegiatan berlangsung di Paras Perbatasan Nunukan pada Minggu malam.

Ladullah kembali mengajak masyarakat menjaga dan mengembangkan Domino Orado. “Bersama-sama, kita jaga dan kembangkan Domino Orado agar tetap tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari kekayaan olahraga Indonesia,” tutupnya.(man)

Back to top button