KALTARANUNUKAN

Akses Pendidikan hingga Ekonomi Terbuka, Jembatan Presisi Diresmikan

NUNUKAN – Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Nunukan, Sabtu (14/3). Jembatan tersebut menjadi infrastruktur strategis karena berada tepat di kawasan tapal batas antar Indonesia-Malaysia.

Peresmian ini sekaligus menandai komitmen Polri dalam mendukung pembangunan wilayah perbatasan. Dalam kesempatan yang sama, Kapolda juga meresmikan secara simbolis Jembatan Merah Putih Presisi Sungai Cahaya Baru yang berlokasi di Kota Tarakan.

“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan jembatan harapan bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan,” tegas Kapolda dalam sambutannya.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara Ny. Sari Djati, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara, unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat dan warga Desa Sungai Limau yang menyambut antusias kehadiran jembatan tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi memiliki makna filosofis yang kuat. Nama “Merah Putih Presisi” mencerminkan kecintaan terhadap tanah air sekaligus semangat Polri dalam memberikan pelayanan hingga ke wilayah terdepan negeri.

“Ini adalah simbol kehadiran negara melalui Polri untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, termasuk di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda merinci tiga manfaat utama dari pembangunan jembatan tersebut. Pertama, mempermudah aktivitas masyarakat dengan memangkas jarak dan waktu tempuh antarwilayah.

“Kehadiran jembatan ini akan mempercepat mobilitas masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Kedua, mendukung akses pendidikan bagi pelajar, sehingga mereka dapat menuju sekolah dengan lebih aman dan nyaman. “Kami ingin memastikan anak-anak kita memiliki akses yang lebih baik untuk menempuh pendidikan,” katanya.

Ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui kelancaran distribusi barang dan jasa. “Dengan akses yang lebih mudah, roda perekonomian masyarakat tentu akan semakin bergerak,” tambahnya.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, khususnya kepada Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol. Sarly Sollu beserta jajaran, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan ini,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Kapolda mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan sebagai aset bersama yang memiliki manfaat jangka panjang.

“Jagalah jembatan ini seperti milik sendiri. Rawat dan pelihara agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya. (rdk)

Back to top button