UMUM

TBM PADU dan TBM GUPER Gelar Outbound Petualangan Literasi di Alam Terbuka

SEBATIK – Kegiatan outbound Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dengan mengusung tema “Membaca Bumi, Merawat Lingkungan” menjadi salah satu inisiatif yang sangat baik untuk mengintegrasikan literasi dengan kepedulian ekologis.

Kolaborasi TBM Pantok 2 (PADU) dan TBM Garuda Perkasa (GUPER) yang di gelar di Pantai Kayu Angin Sebatik, Minggu (04/01) ini di hadiri sekitar 70 anak, 30 orang tua peserta dan 25 orang pengiat literasi dari dua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sebatik Tengah dan Sebatik Utara.

‎Taman Bacaan Masyarakat bukan hanya hadir sebagai wadah untuk meningkatkan budaya membaca di kalangan anak anak , tapi juga mengajarkan untuk peduli akan lingkungan dan perubahan iklim.

Dengan kegiatan Outbound ini menjadi wadah sekaligus bentuk aksi awal dari Rencana Tindak Lanjut dari Program Kerja Taman Bacaan Masyarakat ( TBM) Dengan Advokasi Pendidikan Perubahan iklim Kalimantan Utara yang di selenggarakan oleh Inovasi kaltara di Kabupaten Malinau pada 09-10 Desember 2025 lalu.

‎Kegiatan yang tujuannya adalah tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan tindakan nyata dalam menjaga lingkungan ini diawali dengan ice breaking dan senam pagi untuk membangkitkan semangat anak-anak.

Kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan tantangan individu dan tim, membuat kolase dari daun dan bermain rebut bola. Orang tua juga terlibat dalam permainan ini serta aktivitas bersih bersih pantai yang mengajarkan kecintaan terhadap alam.

‎”Apapun kegiatan ini bukan hanya untuk menjalinkan silaturahmi antara pengiat dan orang tua tapi memberi dampak kepada anak untuk lebih terlatih memecahkan masalah, saling membantu, menghargai perbedaan, sekaligus makin kreatif, bersemangat belajar, lebih dekat dengan alam, dan fisiknya lebih terasah” kata Amran selaku ketua Tbm patok 2.

‎ “Jujur ini pengalaman pertama untuk TBM Guper Kolaborasi dgn TBM Padu dalam kegiatan outbound dgn tema advokasi perubahan iklim membaca bumi merawat lingkungan, tentunya memberi warna yg baru buat kami para penggiat, apalagi untuk anak-anak. Semoga kedepannya tetap bisa terjalin silaturahmi dan menciptakan kerjasama yg lebih baik lagi, terima kasih selalu menjadi motivator buat kami agar lebih berani melangkah”, harapan dari Kamaria , Ketua Tbm Garuda Perkasa.

‎ Kegiatan outbound ini selaras dengan gagasan John Dewey tentang learning by doing, di mana anak bukan hanya menerima materi, tetapi membangun pengalaman belajarnya sendiri lewat aktivitas nyata. Outbound juga mencerminkan pendidikan kontekstual karena proses belajar dikaitkan dengan lingkungan dan interaksi sosial yang anak hadapi setiap hari, sehingga materi terasa relevan dan mudah diingat. (***)

Back to top button