NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan mendukung penuh terlaksananya Penilaian Survei Akreditasi UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Nunukan. Oleh Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer dan Laboratorium (LAPRIDA) Bakti Husada, pada Senin (28/9).
Kedatangan tim Surveyor yakni Didi Irwadi dan Agus Joko Praptomo di sambut dengan persembahan tarian dari Sanggar Tari Nunukan Etnika serta peragaan yel yel akreditasi oleh staf UPTD Labkesda.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Muhammad Amin, yang menyampaikan pesan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri menegaskan bahwa posisi Kabupaten Nunukan sebagai wilayah yang berbatasan darat dan laut dengan Negara Malaysia ini, sangat di butuhkan mutu dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
Dengan hadirnya Labkesda menjadi hal yang sangat mendasar agar masyarakat bisa percaya bahwa hasil pemeriksaan laboratorium di Nunukan lebih akurat, cepat dan berstandar nasional.
” Akreditasi ini sangat penting, bukan hanya untuk mengejar sertifikat di dinding, tetapi untuk menjamin mutu pelayanan dari pengambilan sampel hingga hasil keluar agar sesuai standar Permenkes,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Muhammad Amin turut berpesan kepada Kepala Dinas Kesehatan P2KB dan Kepala UPTD Labkesda agar menjadikan proses akreditasi ini sebagai momentum untuk berbenah dan meningkatkan mutu secara berkelanjutan.
Peningkatan SDM, pembaharuan alat laboratorium, serta penerapan sistem manajemen mutu sesuai standar operasional diharapkan dapat membawa UPTD Labkesda meraih predikat Akreditasi Paripurna.
Gedung Baru dan Pelayanan Standar Nasional.
Seusai pembukaan, dilakukan peninjauan langsung ke fasilitas gedung baru UPTD Labkesda yang kini berlokasi di bangunan baru (sebelumnya di belakang kantor BNN). Fasilitas dan sarana prasarana yang ada telah ditinjau untuk memastikan kesiapannya dalam memenuhi standar minimal pelayanan laboratorium.
Muhammad Amin menyampaikan bahwa akreditasi ini merupakan langkah penting dalam memberikan kepastian standar kompetensi laboratorium.
”Sebagai daerah perbatasan, laboratorium kita harus diuji standar kompetensinya. Segala hal yang dikonsumsi masyarakat maupun lingkungan harus memenuhi standar kesehatan. Kehadiran Labkesda dengan fasilitas baru ini diharapkan memberikan pelayanan yang setara dengan daerah-daerah lain,” ujar Muhammad Amin.
Selain melayani pengujian kesehatan lingkungan, seperti uji kualitas air dan makanan untuk tempat usaha maupun masyarakat umum. UPTD Labkesda juga melayani pemeriksaan klinis secara menyeluruh (seperti pemeriksaan darah, asam urat, hingga kesehatan paru-paru) sebagai fasilitas alternatif selain RSUD dan Puskesmas.
Terkait tarif pelayanan, hal tersebut telah diatur secara resmi dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Retribusi Laboratorium Kesehatan Daerah.
Dengan dilaksanakannya akreditasi oleh tim surveyor LAPRIDA dari pemerintah pusat ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen untuk terus mendukung kelengkapan sarana dan prasarana demi mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat perbatasan yang bermutu, aman, dan terpercaya. (man)
NUNUKAN - Kepengurusan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kabupaten Nunukan masa bakti 2026-2030 resmi dilantik…
NUNUKAN - Pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026 dalam rangka Hari Ulang Tahun…
NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE, menyampaikan enam usulan strategis terkait pertahanan, pembangunan…
NUNUKAN – Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Pemerintah Kabupaten Nunukan memperingatinya dengan…
NUNUKAN – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kabupaten Nunukan periode…
SIDOARJO— Langit malam menjadi ruang belajar bagi anak-anak sekaligus ruang tumbuh bagi masyarakat. Sebanyak 112…