Categories: UMUM

Play On Anak Krian 2026: Taman Abhirupa Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak

SIDOARJO – Suasana Taman Abhirupa, Krian, Sidoarjo, dipenuhi gelak tawa puluhan anak yang mengikuti Play On Anak Krian 2026, Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar melalui permainan tradisional, klinik literasi, dan mini adventure selama liburan sekolah.

Program hasil kolaborasi Krian Youth & Community Hub, Takmir Masjid Manarul Iman Krian, Jelajah Selindu, Forum TBM Kabupaten Sidoarjo, dan para relawan pendidikan ini mengusung tema “Bermain Ceria, Belajar Gembira, Bertumbuh Bersama.”

Anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti tiga zona kegiatan, yaitu Dolanan Tradisional, Klinik Literasi, dan Mini Adventure. Beragam aktivitas dirancang untuk melatih kerja sama, keberanian, komunikasi, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Di Klinik Literasi, peserta menyusun kata menggunakan flash card, merangkai cerita, dan mempresentasikan hasilnya. Sementara pada zona permainan dan petualangan, anak-anak belajar memecahkan tantangan secara berkelompok sehingga nilai gotong royong dan sportivitas tumbuh melalui pengalaman bermain.

Founder Jelajah Selindu, Moh Makrus Sahlan, mengatakan Play On Anak Krian merupakan langkah awal membangun budaya belajar di ruang publik.

“Kami ingin taman menjadi ruang yang hidup, tempat anak-anak bermain, belajar, dan bertumbuh bersama. Permainan tradisional menjadi media untuk menanamkan karakter secara menyenangkan.”

Pengurus Takmir Masjid Manarul Iman Krian, Ustadz Alfin, menilai tujuan utama kegiatan telah tercapai.

“Melihat anak-anak tersenyum dan menikmati setiap permainan menjadi kebahagiaan tersendiri. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus istiqomah dilaksanakan setiap bulan agar menjadi ruang tumbuh yang positif bagi mereka.”

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dan adab dalam membangun gerakan sosial di tengah masyarakat.

Hal senada disampaikan Dony Anggono, praktisi kepenulisan. Menurutnya, kegiatan luar ruang seperti ini memberi kesempatan anak untuk belajar berinteraksi secara langsung.

“Anak-anak membutuhkan ruang untuk bermain, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Kegiatan seperti ini juga menjadi salah satu cara mengurangi ketergantungan mereka terhadap gawai.”

Sementara itu, Ketua PD Forum TBM Kabupaten Sidoarjo, Fitri Setyo Ariani, mengapresiasi suasana kegiatan yang penuh energi positif.

“Anak-anak terlihat antusias, berani mencoba, dan menikmati setiap permainan. Ke depan, semoga durasinya lebih panjang, variasi permainannya bertambah, dan semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya.”

Bagi Indrawati, fasilitator Klinik Literasi, pendekatan belajar sambil bermain menjadi cara efektif membangun karakter anak.

“Saat anak merasa senang, mereka lebih mudah belajar, berani menyampaikan pendapat, dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.”

Play On Anak Krian dirancang sebagai program berkelanjutan melalui Krian Youth & Community Hub. Ke depan, kegiatan ini akan hadir setiap bulan dengan tema-tema baru yang menggabungkan permainan, literasi, kepemimpinan, dan kepedulian lingkungan.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, Taman Abhirupa diharapkan terus berkembang sebagai ruang publik yang ramah anak, tempat lahirnya generasi yang gemar belajar, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan serta sesamanya.(***)

Wira

Recent Posts

Anak-Anak TBM Al Farabi Sidoarjo Ikuti QIRA

Berikan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an, dan Meneladani Akhlak Rasulullah Lewat Cerita SIDOARJO - TBM Al Farabi,…

3 hari ago

Sulap Barang Bekas Jadi Kostum Karnaval yang Bikin Jalan Pucang Semarak

SIDOARJO – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian perayaan…

6 hari ago

Warga RW 04 Dusun Tangunan dan Mahasiswa UMM Saling Belajar

SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…

2 minggu ago

Dari Bermain hingga Mendongeng, Play On Anak Krian 2 Hidupkan Literasi Anak Krian

KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…

3 minggu ago

Literasi Tak Cukup Dibaca, Gol A Gong dan Muhari AS Dorong Mahasiswa Berkarya

BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…

4 minggu ago

Menjaga Ilmu, Menumbuhkan Karakter: Ikhtiar Pendidikan bagi 11 Anak Yatim Dhuafa

SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…

1 bulan ago