Categories: KALTARA

Gubernur Dorong Sinergi dengan Bea Cukai Perkuat Perdagangan di Perbatasan dan Ekspor UMKM

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk memperkuat perdagangan di wilayah perbatasan sekaligus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar ekspor.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Zainal saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim), Bagus Nugroho Tamtomo Putro, di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (1/7).

Dalam pertemuan itu, Zainal menyambut baik kunjungan Kakanwil DJBC Kalbagtim yang baru sekaligus membahas sinergi antara Bea Cukai dan Pemprov Kaltara dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya di kawasan perbatasan.

Salah satu perhatian utama yang disampaikan ialah perlunya penataan sistem perdagangan internasional antara Indonesia dan Malaysia agar lebih sesuai dengan kondisi masyarakat di wilayah perbatasan.

“Perbaikan sistem perdagangan ini harus berorientasi pada kemudahan dan kesejahteraan rakyat,” kata Zainal.

Ia juga menilai masih terdapat sejumlah regulasi yang belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik masyarakat perbatasan. Karena itu, Pemprov Kaltara akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak serta menyampaikan berbagai kendala tersebut kepada pemerintah pusat.

“Negara harus hadir di tengah masyarakat perbatasan. Untuk mewujudkan itu, kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan koordinasi yang kuat, sinergi yang nyata, rasa saling percaya, dan komitmen bersama untuk membangun Provinsi Kaltara ini,” tegasnya.

Selain membahas kawasan perbatasan, Zainal turut menekankan pentingnya hilirisasi dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Ia mengapresiasi peran Bea Cukai dalam memberikan pembinaan ekspor bagi pelaku usaha.

Menurutnya, potensi besar Kaltara di sektor perikanan pertanian dan komoditas unggulan lainnya harus mendapat pendampingan agar mampu bersaing di pasar internasional.

“Saya ingin agar UMKM Kaltara tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Di akhir pertemuan, Zainal menegaskan bahwa setiap kebijakan Pemprov Kaltara akan terus mengedepankan kepentingan masyarakat melalui percepatan pembangunan ekonomi yang berkeadilan, terutama bagi wilayah perbatasan sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (dkisp)

Wira

Recent Posts

TBM Pijakan Ilmu Buktikan TBM Bisa Jadi Ruang Belajar dan Kolaborasi Ekonomi Kreatif

SIDOARJO— Langit malam menjadi ruang belajar bagi anak-anak sekaligus ruang tumbuh bagi masyarakat. Sebanyak 112…

3 hari ago

Bukan Sekadar Main Domino, H. Ladullah Dorong Orado Jadi Olahraga Strategi di Nunukan

NUNUKAN - Dorongan pengembangan Olahraga Domino terus digaungkan Ketua Orado Nunukan, H. Ladullah. Ajakan itu…

3 hari ago

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Usaha: Pacet Adventure & Coffee Camp Bangun Ruang Belajar di Alam

MOJOKERTO— Secangkir kopi di tengah alam ternyata bisa menjadi pintu masuk menuju percakapan tentang pengalaman,…

3 hari ago

Fraksi PKS Soroti RAPBD Perubahan Kaltara 2026, Begini Catatan dan Rekomendasi Fraksi PKS

TANJUNG SELOR – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Utara meminta Pemerintah Provinsi Kaltara…

6 hari ago

Mantapkan Persiapan HUT ke-27: Hiburan Paras Fest, Hadirkan Artis Ibu Kota

‎NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan mengadakan Rapat Pemantapan Persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan…

6 hari ago

Pemerintah Terbitkan 100 Kartu Disabilitas, Dukung Pemenuhan Hak Akses Layanan Publik

NUNUKAN – Penyandang disabilitas di Kabupaten Nunukan kini mendapatkan identitas resmi untuk mendukung pemenuhan hak…

6 hari ago