SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat sinergi dengan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) dalam upaya mempercepat pembangunan konektivitas antar wilayah.
Langkah ini diwujudkan melalui pembahasan pemanfaatan dan pemeliharaan ruas jalan utama yang menghubungkan kedua provinsi.
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., yang memimpin langsung kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (30/6), menegaskan bahwa konektivitas jalan merupakan kebutuhan strategis bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan pedalaman Kaltara.
Menurut Ingkong, keberadaan infrastruktur jalan yang mantap menjadi faktor penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Keberadaan ruas jalan merupakan urat nadi konektivitas antarprovinsi yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, pengembangan kawasan perbatasan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta pemerataan pembangunan,” ujar Ingkong.
Ia menyampaikan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi langkah-langkah percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kepentingan bersama.
Bagi Pemprov Kaltara, akses jalan menuju Kaltim merupakan salah satu prioritas dalam membuka keterisolasian wilayah pedalaman.
Ingkong juga mengapresiasi komitmen Pemprov Kaltim yang terus mendukung penguatan kerja sama lintas daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memberikan manfaat besar dalam menjaga kelancaran konektivitas dan distribusi logistik antarwilayah.
Sebelumnya, komitmen kerja sama ini telah dituangkan dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov Kaltim dan Pemprov Kaltara, pada 7 Agustus 2025 di Swiss Belhotel Tarakan.
Melalui kerja sama tersebut, pembangunan jalan perbatasan direncanakan menghubungkan Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kaltim, sepanjang 120 kilometer dengan Kecamatan Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Kaltara, sepanjang 22 kilometer.
Pemprov Kaltara berharap sinergi yang terus terjalin dengan Pemprov Kaltim mampu mempercepat terwujudnya konektivitas yang andal, sehingga dapat membuka akses ekonomi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat pembangunan di kawasan perbatasan. (dkisp/adv)
SIDOARJO— Langit malam menjadi ruang belajar bagi anak-anak sekaligus ruang tumbuh bagi masyarakat. Sebanyak 112…
NUNUKAN - Dorongan pengembangan Olahraga Domino terus digaungkan Ketua Orado Nunukan, H. Ladullah. Ajakan itu…
MOJOKERTO— Secangkir kopi di tengah alam ternyata bisa menjadi pintu masuk menuju percakapan tentang pengalaman,…
TANJUNG SELOR – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Utara meminta Pemerintah Provinsi Kaltara…
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan mengadakan Rapat Pemantapan Persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan…
NUNUKAN – Penyandang disabilitas di Kabupaten Nunukan kini mendapatkan identitas resmi untuk mendukung pemenuhan hak…