Categories: KALTARA

TP-PKK Kaltara Gandeng Putri Indonesia Kebudayaan Promosikan Budaya dan Pariwisata Bumi Benuanta

TANJUNG SELOR – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rahmawati Zainal, S.H., menerima kunjungan kehormatan Putri Indonesia Kebudayaan, Nilam Onasis Sahputri, di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara, Selasa (2/6).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi untuk memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata dan ekosistem alam Kaltara ke tingkat nasional maupun internasional.

Rahmawati menyampaikan apresiasi atas prestasi Nilam yang berhasil masuk jajaran Top 5 Putri Indonesia dan menyandang gelar Putri Indonesia Kebudayaan. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kaltara karena Nilam memiliki ikatan kuat dengan daerah melalui garis keturunan keluarganya.

“Kehadiran Nilam di sini untuk melihat langsung akar budayanya. Sebagai putri daerah yang kini berkiprah di tingkat nasional, kami membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi dengan masyarakat. Nilam merupakan duta yang tepat untuk mempromosikan potensi Kalimantan Utara,” ujar Rahmawati.

Ia menuturkan bahwa Kaltara memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari budaya Bulungan, Tidung, Dayak hingga berbagai suku lainnya yang hidup berdampingan secara harmonis.

Dalam kunjungannya, Nilam dijadwalkan mengeksplorasi berbagai potensi daerah, termasuk adat istiadat, kesenian tradisional, kuliner khas, serta keindahan alam yang masih terjaga.

Rahmawati menegaskan promosi kebudayaan tidak hanya berfokus pada satu wilayah tertentu. Seluruh kabupaten dan kota di Kaltara memiliki keunikan yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas.

“Kita tidak membatasi pada satu atau dua daerah saja. Seluruh wilayah di Kalimantan Utara memiliki karakteristik budaya dan pesona alam yang luar biasa untuk diperkenalkan,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga eksistensi masyarakat adat yang selama ini hidup selaras dengan alam. Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan masyarakat adat menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan budaya daerah.

“Keberadaan masyarakat adat kita sangat luar biasa. Mereka menjadikan alam sebagai bagian penting dalam kehidupan sekaligus menjaga tradisi yang diwariskan turun-temurun,” ungkapnya.

Rahmawati berharap Nilam dapat memanfaatkan kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa yang dimilikinya untuk memperkenalkan potensi Kaltara kepada masyarakat dunia.

“Nanti kita akan fasilitasi agar Putri Indonesia Kebudayaan bisa melihat langsung kehidupan masyarakat dan keberagaman budaya di seluruh pelosok Kaltara. Kita ingin dunia tahu bahwa Kaltara bukan hanya indah alamnya, tetapi juga kaya akan budaya dan tradisi,” pungkasnya. (dkisp/adv)

Wira

Recent Posts

Polemik Kontrak Publikasi di Pemkab Malinau, SMSI Kaltara Ingatkan Kepatuhan pada UU Pers dan Standar Dewan Pers

TANJUNG SELOR – Polemik kontrak publikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau kepada perusahaan media berbadan hukum…

4 jam ago

Dari Ruang Baca Nyaris Sunyi, Mahasiswa ITS Hidupkan Harapan Literasi di Desa Bulang

Perpustakaan Asheeqa Ilmi Desa Bulang Jadi Lokasi KKN Tematik Literasi ITS, Seribu Buku Dikatalogkan dan…

13 jam ago

Merawat Ingatan, Menumbuhkan Kreativitas: Catatan Hari Anak Nasional 2026

JAWA TIMUR - Semangat Hari Anak Nasional 2026 terasa begitu hidup di halaman Balai Kota…

2 hari ago

Trakindo Hadirkan Solusi Alat Berat Berbasis Teknologi, Topang Industri Kaltara

TANJUNG SELOR - PT Trakindo Utama kembali memperkuat komitmennya mendukung pembangunan dan pertumbuhan industri nasional…

5 hari ago

Hadiri Musda Gapensi, Nasir Minta Kontraktor Utamakan SDM Lokal

TANJUNG SELOR – Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir mendorong dunia jasa konstruksi di…

6 hari ago

Kunjungan ke Sedesa Farm, Awal Gerakan Kebun Masjid Krian

Semangat membangun ketahanan pangan berbasis masjid terus tumbuh di kalangan Tim Marbot Masjid Manarul Iman…

6 hari ago