Categories: BULUNGANKALTARA

Kapolda Pimpin Tanam Raya Jagung, 808 Hektare Lahan Ketahanan Pangan Kaltara Dikelola

TANJUNG SELOR –  Polda Kaltara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menggelar Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026 di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Sabtu (7/3).

Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memimpin langsung kegiatan tersebut yang juga diikuti secara virtual melalui zoom meeting bersama Kapolri. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita memperkuat ketahanan pangan, khususnya melalui komoditas strategis seperti jagung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini Polda Kaltara mengelola potensi lahan ketahanan pangan seluas 808,1 hektare (ha) dengan dukungan 193 kelompok tani binaan yang tersebar di wilayah Kaltara.

“Lahan tersebut menjadi basis utama dalam mendorong peningkatan produksi pertanian di daerah,” ungkapnya.

Pada triwulan I tahun 2026, progres penanaman jagung telah mencapai 66,31 ha. Sementara pada kegiatan tanam serentak kali ini, total lahan yang ditanami mencapai 9,55 ha di berbagai wilayah.

“Khusus hari ini, kita laksanakan penanaman serentak seluas 9,55 hektare sebagai bentuk akselerasi program ketahanan pangan,” tambahnya.

Di lokasi utama Bumi Rahayu, penanaman dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare yang dikelola petani setempat. Kapolda turut memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Bumi Rahayu Sri Widodo dan petani Tarmanto atas kontribusinya.

“Peran aktif pemerintah desa dan petani sangat menentukan keberhasilan program ini,” katanya.

Lebih lanjut, Djati menekankan pentingnya dukungan pembiayaan bagi petani melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Pemanfaatan KUR sangat penting untuk mendukung kebutuhan modal, mulai dari pengolahan lahan, pengadaan bibit hingga pupuk, sehingga produktivitas dapat terus meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, dari sisi hilirisasi, serapan jagung oleh Bulog pada tahun 2026 tercatat mencapai 2.235 ton. Sebagian hasil panen lainnya masih dalam proses pengeringan sebelum dipasarkan. “Ini menunjukkan bahwa hasil produksi kita mulai terserap dengan baik oleh pasar,” pungkasnya. (rdk)

Wira

Share
Published by
Wira

Recent Posts

TBM Pijakan Ilmu Buktikan TBM Bisa Jadi Ruang Belajar dan Kolaborasi Ekonomi Kreatif

SIDOARJO— Langit malam menjadi ruang belajar bagi anak-anak sekaligus ruang tumbuh bagi masyarakat. Sebanyak 112…

1 minggu ago

Bukan Sekadar Main Domino, H. Ladullah Dorong Orado Jadi Olahraga Strategi di Nunukan

NUNUKAN - Dorongan pengembangan Olahraga Domino terus digaungkan Ketua Orado Nunukan, H. Ladullah. Ajakan itu…

1 minggu ago

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Usaha: Pacet Adventure & Coffee Camp Bangun Ruang Belajar di Alam

MOJOKERTO— Secangkir kopi di tengah alam ternyata bisa menjadi pintu masuk menuju percakapan tentang pengalaman,…

1 minggu ago

Fraksi PKS Soroti RAPBD Perubahan Kaltara 2026, Begini Catatan dan Rekomendasi Fraksi PKS

TANJUNG SELOR – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Utara meminta Pemerintah Provinsi Kaltara…

2 minggu ago

Mantapkan Persiapan HUT ke-27: Hiburan Paras Fest, Hadirkan Artis Ibu Kota

‎NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan mengadakan Rapat Pemantapan Persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan…

2 minggu ago

Pemerintah Terbitkan 100 Kartu Disabilitas, Dukung Pemenuhan Hak Akses Layanan Publik

NUNUKAN – Penyandang disabilitas di Kabupaten Nunukan kini mendapatkan identitas resmi untuk mendukung pemenuhan hak…

2 minggu ago