Categories: BULUNGAN

Pemkab Bulungan Lakukan Kajian Teknis Pemekaran Desa dan Kelurahan

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si dan Wakil Bupati, Kilat, A.Md melaksanakan pertemuan pendahuluan kajian teknis studi kelayakan pemekaran desa dan kelurahan bersama Universitas Borneo Tarakan (UBT) di Ruang Tenguyun Lantai II Kantor Bupati pada Selasa (3/3/2026) siang.

Kajian ini nantinya diharapkan memuat analisis menyeluruh terhadap berbagai aspek pemekaran desa dan kelurahan di Bulungan.

Diketahui, salah satu yang melatari kajian teknis yaitu posisi Kecamatan Tanjung Selor yang saat ini juga menjadi ibukota provinsi. Bupati pun mengingatkan, bahwa pemekaran bukan tujuan akhir tapi sarana untuk mendekatkan serta meningkatkan pelayanan pemerintah ke masyarakat.

“Termasuk di dalamnya bagaimana kejelasan batas-batas wilayah merupakan aspek penting,” tandasnya.

Dilanjutkan, hasil dari kajian teknis nantinya agar dicermati dengan seksama, mempertimbangkan kepentingan jangka panjang daerah, kemampuan keuangan daerah serta prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan pemerintahan.

Melalui kajian ini, aspirasi masyarakat untuk mewujudkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tanjung Selor kini memasuki babak baru.

Bupati Bulungan, Syarwani, mwnyebut, langkah strategis ini diambil sebagai respon nyata terhadap belasan usulan pemekaran yang telah bergulir sejak lama.

Mengingat adanya moratorium desa dari Pemerintah Pusat, Pemkab Bulungan mengambil langkah taktis dengan mengalihkan fokus pada Pemekaran Kelurahan guna memenuhi syarat administratif pembentukan sebuah Kota.

Saat ini, Tanjung Selor masih terdiri dari 1 kecamatan, dengan 3 kelurahan dan 6 desa. Sementara syarat sebuah kota harus memiliki sekurang-kurangnya 4 kecamatan.

Sebelum mengarah ke kecamatan, strategis untuk pemekaran kelurahan, prosesnya dipandang lebih efisien dibanding melakukan pemekaran desa. Selain itu, pemekaran kelurahan sebagai upaya memperpendek rentang kendali pelayanan publik kepada masyarakat.

“Pemekaran juga dapat menjadi peluang baru bagi ASN dalam meningkatkan jenjang karir khususnya yang mengabdi di lingkungan Pemkab Bulungan,” ucap Syarwani.

Lanjutnya lagi, sebuah kajian ilmiah dikakukan untuk memastikan proses memiliki dasar hukum dan teknis yang kuat. Meski begitu, tantangan administratif masih ada, komitmen Pemkab Bulungan tetap fokus pada persiapan matang menuju kemandirian Tanjung Selor sebagai Ibu Kota.

“Mari bersama kita dukung dan kawal proses transformasi ini dalam mewujudkan Tanjung Selor sebagai Ibu Kota,” pungkasnya. (bin)

6

Wira

Recent Posts

Polemik Kontrak Publikasi di Pemkab Malinau, SMSI Kaltara Ingatkan Kepatuhan pada UU Pers dan Standar Dewan Pers

TANJUNG SELOR – Polemik kontrak publikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau kepada perusahaan media berbadan hukum…

20 menit ago

Dari Ruang Baca Nyaris Sunyi, Mahasiswa ITS Hidupkan Harapan Literasi di Desa Bulang

Perpustakaan Asheeqa Ilmi Desa Bulang Jadi Lokasi KKN Tematik Literasi ITS, Seribu Buku Dikatalogkan dan…

9 jam ago

Merawat Ingatan, Menumbuhkan Kreativitas: Catatan Hari Anak Nasional 2026

JAWA TIMUR - Semangat Hari Anak Nasional 2026 terasa begitu hidup di halaman Balai Kota…

2 hari ago

Trakindo Hadirkan Solusi Alat Berat Berbasis Teknologi, Topang Industri Kaltara

TANJUNG SELOR - PT Trakindo Utama kembali memperkuat komitmennya mendukung pembangunan dan pertumbuhan industri nasional…

5 hari ago

Hadiri Musda Gapensi, Nasir Minta Kontraktor Utamakan SDM Lokal

TANJUNG SELOR – Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir mendorong dunia jasa konstruksi di…

6 hari ago

Kunjungan ke Sedesa Farm, Awal Gerakan Kebun Masjid Krian

Semangat membangun ketahanan pangan berbasis masjid terus tumbuh di kalangan Tim Marbot Masjid Manarul Iman…

6 hari ago