Categories: POLITIKTARAKAN

DPRD Tarakan Tegaskan Keterlibatan Swasta Solusi Masalah Kebersihan Kota

TARAKAN – Pengelolaan petugas kebersihan di Kota Tarakan resmi beralih ke tangan pihak ketiga (swasta) terhitung mulai 1 Maret 2026. Perubahan skema ini memicu harapan besar dari DPRD Kota Tarakan agar kualitas kebersihan kota dan kesejahteraan petugas meningkat secara signifikan.

Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan, menegaskan bahwa keterlibatan swasta harus menjadi solusi atas kendala manajerial yang selama ini terjadi.

“Kami baru saja menerima informasi dari Kepala DLH bahwa per 1 Maret ini, pengelolaan petugas kebersihan sudah dipihakketigakan. Harapan kami, swasta harus lebih profesional, baik dari sisi penggajian maupun kualitas pekerjaan di lapangan,” ujar Randy, Senin (2/3/2026).

Randy menyoroti bahwa profesionalisme pihak ketiga akan diuji melalui ketepatan waktu serta transparansi dalam memberikan hak-hak para petugas kebersihan atau ‘pasukan kuning’. Menurutnya, standar kerja di bawah naungan swasta seharusnya lebih terukur dibandingkan sistem sebelumnya.

Meski demikian, Randy menyebut pihak legislatif belum bisa memberikan penilaian menyeluruh mengingat kebijakan ini baru berjalan hitungan hari.

“Kita belum bisa melakukan evaluasi mendalam karena ini baru berjalan per 1 Maret kemarin. Namun, kami meminta DLH memberikan masukan dan standar yang ‘paten’ kepada pihak ketiga agar target kebersihan kota tercapai,” tambahnya.

DPRD Tarakan juga mengingatkan DLH untuk selektif dan tegas dalam mengawasi pemenang tender pengelola kebersihan tersebut. Randy menilai, skema pihak ketiga justru mempermudah pemerintah dalam memberikan sanksi jika performa yang ditunjukkan tidak memenuhi ekspektasi.

“Jika mereka (swasta) tidak profesional, kami bisa lebih menekan dan memberikan teguran keras. Tidak ada alasan lagi untuk bekerja setengah hati karena ini sudah dikelola secara bisnis dan profesional,” tegas Randy.

Perubahan pola pengelolaan ini diharapkan menjadi babak baru bagi wajah Kota Tarakan yang lebih bersih, sekaligus memberikan kepastian regulasi bagi tenaga kebersihan di lapangan. DPRD Tarakan berkomitmen akan terus memantau perkembangan transisi ini dalam beberapa bulan ke depan. (adv)

Wira

Recent Posts

Rakordal Triwulan III Dorong Percepatan Program Dan Evaluasi Kinerja OPD

NUNUKAN – Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2026 di lingkup Pemerintah…

2 jam ago

IWSS Nunukan Dilantik, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Hingga Pelestarian Budaya‎

NUNUKAN - Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE.,MM menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Wanita Sulawesi Selatan…

2 hari ago

Bupati Nunukan Apresiasi Kreativitas Peserta Kemah Bakti Pramuka 2026

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE., M.M., menghadiri Upacara Penutupan Kemah Bakti Pramuka…

3 hari ago

Wabup Nunukan Hermanus Hadiri Pembukaan Irau dan HUT ke 27 Malinau

‎NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos menghadiri Pembukaan Irau ke 12 dan Hari Ulang…

5 hari ago

Latih Warga Sekolah Tanggap Darurat Bencana, Pemkab Nunukan Gelar Simulasi SPAB

NUNUKAN - Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan…

5 hari ago

Bupati Nunukan Serahkan Satyalancana Karya Satya ke 238 PNS atas Pengabdian Hingga 30 Tahun

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE, MM, menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya…

6 hari ago