TARAKAN – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, memberikan apresiasi tinggi atas pelantikan pengurus Kerukunan Keluarga Toraja Utara (KKTU) yang dilaksanakan di Kota Tarakan.
Kehadiran beliau menegaskan pentingnya peran masyarakat perantau dalam menjaga identitas budaya sekaligus berkontribusi bagi daerah tempat mereka berpijak.
Dalam arahannya, Bupati Frederik menekankan bahwa organisasi paguyuban seperti KKTU bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan jembatan komunikasi yang strategis antara perantau dengan pemerintah daerah, baik di Toraja Utara maupun di Kalimantan Utara.
Beberapa arahan dari Bupati Toraja Utara yakni penguatan identitas dan kerukunan. Ia berpesan agar warga Toraja Utara di Tarakan tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya Toraja, seperti semangat gotong royong dan kekeluargaan, sembari menjunjung tinggi pepatah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”.
“Kami juga mendukung penuh inisiatif pengurus KKTU yang ingin menyentuh sektor pertanian dan perikanan. Sinergi antara keahlian warga perantau dengan peluang di daerah rantau diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota,” ujarnya.
Bupati Frederik menyampaikan selamat kepada Simon Parintak dan seluruh jajaran pengurus yang telah resmi dilantik. Beliau berharap kepengurusan ini mampu menjalankan amanah dengan transparan dan inovatif, terutama dalam memperhatikan nasib warga yang membutuhkan bantuan di perantauan.
“Kehadiran KKTU harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Saya berharap komunikasi antara Pemkab Toraja Utara dan warga di Tarakan terus terjalin erat demi kemajuan kita bersama,” ungkapnya di hadapan para tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Kegiatan pelantikan ini berlangsung meriah dan menjadi momentum penguatan silaturahmi bagi masyarakat Toraja yang menetap di Kalimantan Utara.
Bupati Frederik Victor Palimbong hadir didampingi oleh beberapa pejabat daerah untuk menyaksikan langsung pengukuhan struktur organisasi yang akan memayungi warga asal Toraja Utara di Bumi Paguntaka.(nul)
KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…
BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…
SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…
TANJUNG SELOR – Polemik kontrak publikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau kepada perusahaan media berbadan hukum…
Perpustakaan Asheeqa Ilmi Desa Bulang Jadi Lokasi KKN Tematik Literasi ITS, Seribu Buku Dikatalogkan dan…
JAWA TIMUR - Semangat Hari Anak Nasional 2026 terasa begitu hidup di halaman Balai Kota…