Categories: KALTARAPOLITIK

DPRD Kaltara Dorong Kejelasan Status Lahan Tambak

TANJUNG SELOR— DPRD Kaltara mendorong pemda dan pusat untuk segera menata dan memperjelas status lahan tambak yang selama ini masuk dalam kawasan kehutanan. Langkah ini dinilai krusial demi menjamin kepastian hukum dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Anggota DPRD Kaltara Yancong menegaskan bahwa banyak tambak yang telah dikelola masyarakat puluhan tahun, namun hingga kini masih berstatus kawasan kehutanan. “Ini persoalan klasik yang sudah lama dihadapi masyarakat pesisir. Lahannya dikelola turun-temurun, tapi status hukumnya belum jelas,” ujarnya.

Menurutnya, ketidakjelasan status lahan membuat petambak berada pada posisi rentan, baik dari sisi hukum maupun akses permodalan. “Selama statusnya belum jelas, masyarakat selalu diliputi kekhawatiran. Mereka sulit mengembangkan usaha, bahkan untuk sekadar mengurus bantuan atau kredit perbankan,” jelasnya.

Yancong menyebut penataan status lahan tambak harus menjadi agenda serius pemerintah, mengingat sektor perikanan dan tambak merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir di Kaltara.
“Tambak ini bukan sekadar mata pencaharian, tapi sumber utama penghidupan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Ia meminta agar pemerintah daerah proaktif berkoordinasi dengan kementerian teknis, terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.
“Perlu ada sinkronisasi kebijakan agar kawasan yang memang sudah lama menjadi tambak rakyat bisa memperoleh kepastian status,” ucap Yancong.

DPRD Kaltara, lanjutnya, siap mendukung langkah-langkah kebijakan yang berpihak pada masyarakat sepanjang tetap memperhatikan aspek lingkungan. “Kami tentu mendorong solusi yang tidak merusak lingkungan, tetapi juga tidak mematikan sumber ekonomi rakyat,” katanya.

Yancong berharap kejelasan status lahan tambak dapat segera terwujud agar masyarakat pesisir bisa bekerja dengan tenang dan masa depan sektor perikanan Kaltara semakin kuat. “Jika legalitasnya jelas, masyarakat sejahtera, daerah pun diuntungkan,” pungkasnya. (adv)

Wira

Recent Posts

BPBD Nunukan Ingatkan Warga Hindari Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar

NUNUKAN – Ditengah kondisi cuaca kemarai, Bada Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan tak henti hentinya…

18 jam ago

‎Dukung Penanganan Karhutla, PT Sago Prima Pratama Salurkan CSR Rp 200 Juta untuk BPBD Nunukan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menerima bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp…

18 jam ago

TP PKK Nunukan Evaluasi 10 Program PKK di Lima Kecamatan

LUMBIS – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Nunukan kembali melaksanakan pembinaan dan evaluasi terhadap 10…

3 hari ago

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dan Perkuat Validasi Data

‎NUNUKAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan melaksanakan Rekonsiliasi Sensus Ekonomi Tahun 2026 bersama…

3 hari ago

Terapkan Budaya PHBS Jadi Kebiasaan Sehari-hari

LUMBIS PANSIANGAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Kecamatan Lumbis Pansiangan bersama masyarakat menyelenggarakan Budaya Gerakan…

4 hari ago

Pokdarwis Resmi Dikukuhkan, Optimalkan Potensi Pariwisata Nunukan

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata telah resmi…

5 hari ago