TANJUNG SELOR — Pemahaman masyarakat terhadap peluang dan tantangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dinilai sangat krusial untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.
Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir menegaskan bahwa penyampaian informasi secara langsung kepada masyarakat perbatasan harus menjadi prioritas.
“Masyarakat di perbatasan harus mendapatkan pemahaman yang utuh tentang DOB, baik peluang maupun tantangan yang akan dihadapi. Informasi ini penting agar mereka mengetahui arah pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan,” ujar Nasir.
Menurutnya, wilayah perbatasan merupakan kawasan yang paling awal merasakan dampak kebijakan pemerintahan baru, termasuk rencana pemekaran wilayah.
“DOB tidak hanya penting bagi pemerintah daerah sebagai perencana kebijakan, tetapi masyarakatlah yang akan merasakan langsung dampaknya. Karena itu mereka wajib menjadi pihak yang paling paham,” tegasnya.
Nasir menjelaskan, pemahaman yang komprehensif akan mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. “Ketika masyarakat mengerti arah kebijakan, mereka akan lebih siap, lebih terlibat, dan bisa ikut mengawal pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” pungkasnya. (ADV)
TANJUNG SELOR – DPRD Kaltara terus mendorong peningkatan kualitas pembentukan regulasi daerah. Salah satu langkah…
TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi…
TANJUNG SELOR – Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan publik, Pemerintah…
TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…
TANJUNG SELOR – Komitmen mewujudkan pemerintahan yang terbuka dan transparan di Kalimantan Utara (Kaltara) terus…
TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha…