TANJUNG SELOR — Pemahaman masyarakat terhadap peluang dan tantangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dinilai sangat krusial untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.
Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir menegaskan bahwa penyampaian informasi secara langsung kepada masyarakat perbatasan harus menjadi prioritas.
“Masyarakat di perbatasan harus mendapatkan pemahaman yang utuh tentang DOB, baik peluang maupun tantangan yang akan dihadapi. Informasi ini penting agar mereka mengetahui arah pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan,” ujar Nasir.
Menurutnya, wilayah perbatasan merupakan kawasan yang paling awal merasakan dampak kebijakan pemerintahan baru, termasuk rencana pemekaran wilayah.
“DOB tidak hanya penting bagi pemerintah daerah sebagai perencana kebijakan, tetapi masyarakatlah yang akan merasakan langsung dampaknya. Karena itu mereka wajib menjadi pihak yang paling paham,” tegasnya.
Nasir menjelaskan, pemahaman yang komprehensif akan mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. “Ketika masyarakat mengerti arah kebijakan, mereka akan lebih siap, lebih terlibat, dan bisa ikut mengawal pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” pungkasnya. (ADV)
NUNUKAN – Ditengah kondisi cuaca kemarai, Bada Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan tak henti hentinya…
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menerima bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp…
LUMBIS – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Nunukan kembali melaksanakan pembinaan dan evaluasi terhadap 10…
NUNUKAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan melaksanakan Rekonsiliasi Sensus Ekonomi Tahun 2026 bersama…
LUMBIS PANSIANGAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Kecamatan Lumbis Pansiangan bersama masyarakat menyelenggarakan Budaya Gerakan…
NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata telah resmi…