TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Kaltara mendorong Pemprov Kaltara memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.
Ia menilai perlu adanya gerakan pengendalian inflasi yang melibatkan seluruh perangkat pemerintah daerah hingga tingkat kabupaten/kota. “Menjelang akhir tahun, pola inflasi biasanya meningkat karena permintaan tinggi. Pemerintah harus lebih sigap memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi komoditas penting,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah komoditas seperti beras, cabai, bawang merah, daging ayam, dan telur berpotensi mengalami lonjakan harga jika tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, ia meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk bergerak cepat melalui pemantauan lapangan yang lebih intensif.
“Koordinasi antar instansi harus diperkuat. Jangan sampai ada keterlambatan informasi yang menimbulkan spekulasi pasar,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menyiapkan opsi intervensi pasar, mulai dari operasi pasar murah, stabilisasi pasokan pangan hingga dukungan logistik untuk wilayah perbatasan dan pedalaman yang selama ini rentan gejolak harga.
“Stabilitas harga kebutuhan pokok harus menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir dengan langkah konkret, bukan menunggu harga terlanjur melonjak,” pungkasnya. (ADV)
NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE., M.M., menyerahkan penghargaan kepada perangkat daerah yang…
NUNUKAN – Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2026 di lingkup Pemerintah…
NUNUKAN - Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE.,MM menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Wanita Sulawesi Selatan…
NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE., M.M., menghadiri Upacara Penutupan Kemah Bakti Pramuka…
NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos menghadiri Pembukaan Irau ke 12 dan Hari Ulang…
NUNUKAN - Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan…