TANJUNG SELOR — DPRD Kaltara mendorong percepatan dan perluasan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Penanggulangan Penyakit Menular. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, tenaga pendidik serta pemangku kepentingan terkait dalam mencegah dan menekan risiko penularan penyakit di wilayah Kaltara.
Anggota DPRD Kaltara, Supa’ad Hadianto menegaskan perlunya langkah masif dalam penyebaran informasi mengenai regulasi tersebut. “Kami mendorong agar sosialisasi Perda Nomor 15 Tahun 2024 dilakukan secara lebih masif dan terstruktur di seluruh kabupaten/kota,” ujarnya.
Menurut Supa’ad, tenaga pengajar mulai guru hingga dosen memegang peran strategis dalam membantu pemerintah menyebarkan edukasi mengenai pencegahan penyakit menular. “Tenaga pengajar harus dilibatkan secara aktif. Mereka adalah agen edukasi yang setiap hari bersentuhan dengan masyarakat, terutama generasi muda,” tegasnya.
Ia menilai pemahaman yang baik terhadap isi Perda akan memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Jika masyarakat paham hak, kewajiban dan langkah-langkah pencegahannya, risiko penularan bisa ditekan lebih efektif. Supa’ad mengingatkan bahwa penyakit menular masih menjadi ancaman serius, terutama di daerah dengan mobilitas tinggi dan akses kesehatan terbatas.
“Kaltara berada di wilayah perbatasan, sehingga kerentanan penyakit menular cukup tinggi. Edukasi adalah benteng pertama,” tambahnya.
DPRD Kaltara, lanjut Supa’ad, siap mengawal implementasi Perda tersebut agar benar-benar diterapkan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah terkait. “Kami ingin Perda ini tidak hanya selesai disahkan, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Ia berharap Pemprov Kaltara bisa menggandeng sekolah, kampus, tokoh masyarakat, dan lembaga kesehatan untuk memastikan sosialisasi berjalan menyeluruh. “Semakin luas edukasinya, semakin kuat upaya kita dalam menjaga kesehatan masyarakat,” tutupnya. (adv)
SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…
TANJUNG SELOR – Polemik kontrak publikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau kepada perusahaan media berbadan hukum…
Perpustakaan Asheeqa Ilmi Desa Bulang Jadi Lokasi KKN Tematik Literasi ITS, Seribu Buku Dikatalogkan dan…
JAWA TIMUR - Semangat Hari Anak Nasional 2026 terasa begitu hidup di halaman Balai Kota…
TANJUNG SELOR - PT Trakindo Utama kembali memperkuat komitmennya mendukung pembangunan dan pertumbuhan industri nasional…
TANJUNG SELOR – Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir mendorong dunia jasa konstruksi di…