TANJUNG SELOR — Anggota DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah menegaskan bahwa perlindungan sosial bagi angkatan kerja rentan harus menjadi agenda prioritas pemerintah provinsi.
Menurutnya, masih banyak pekerja yang belum tersentuh program jaminan sosial, terutama BPJS Ketenagakerjaan. “Perlindungan terhadap tenaga kerja, khususnya yang berada dalam posisi rentan, harus menjadi agenda nomor satu,” ujar Syamsuddin .
Ia menjelaskan, pekerja informal seperti buruh harian lepas, nelayan, petani hingga pekerja jasa masih menghadapi risiko tinggi tanpa perlindungan memadai. “Banyak pekerja informal belum mendapatkan jaminan sosial. Jika terjadi kecelakaan kerja, mereka menanggung risiko sendiri,” tambahnya.
Syamsuddin meminta Pemprov Kaltara mempercepat perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat pekerja di seluruh wilayah, termasuk pedalaman dan perbatasan.
“Program perlindungan tidak boleh berhenti di kota saja. Semua pekerja, di mana pun berada, berhak atas rasa aman,” tegasnya.
Menurut dia, pemerintah perlu meningkatkan koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah kabupaten/kota, serta perangkat desa untuk mendorong partisipasi pekerja informal melalui skema subsidi atau insentif lain yang memungkinkan.
“Kami di DPRD akan terus mengawal agar kebijakan perluasan jaminan sosial berjalan efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Ia berharap upaya peningkatan perlindungan ini dapat mengurangi kerentanan ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan keluarga pekerja. “Tenaga kerja yang terlindungi akan lebih produktif dan memiliki kepastian hidup. Ini penting bagi pembangunan Kaltara,” tutupnya. (adv)
Berikan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an, dan Meneladani Akhlak Rasulullah Lewat Cerita SIDOARJO - TBM Al Farabi,…
SIDOARJO – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian perayaan…
SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…
KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…
BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…
SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…