TARAKAN — Permasalahan parkir di kawasan Pelabuhan Tengkayu I, Tarakan menjadi sorotan DPRD Kaltara. Kondisi parkir yang semrawut, terutama akibat banyaknya kendaraan rental yang memenuhi area parkir, dinilai berpotensi memicu kemacetan serta mengganggu arus keluar masuk penumpang.
Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak pada kenyamanan publik. “Keberadaan kendaraan rental yang memenuhi area parkir jelas mengganggu. Ini bisa menimbulkan kemacetan dan membuat kawasan pelabuhan menjadi tidak tertib,” ujarnya.
Ia menyebutkan, DPRD mendorong pemerintah daerah dan pengelola pelabuhan untuk mengambil langkah tegas apabila diperlukan. “Kalau memang harus dilakukan penertiban, maka penertiban itu harus berjalan tegas dan konsisten. Tujuannya bukan mempersulit, tapi memastikan kawasan pelabuhan tetap lancar dan tertib,” tegasnya.
Muddain menambahkan, keberadaan kendaraan rental sebenarnya membantu mobilitas penumpang, namun pengaturannya harus diperjelas agar tidak mengganggu fungsi utama area pelabuhan. “Kita mendukung usaha rental, tetapi harus ada lokasi yang tepat. Jangan semuanya menumpuk di satu titik,” katanya.
DPRD Kaltara berharap ada evaluasi menyeluruh terkait manajemen parkir di Pelabuhan Tengkayu I, termasuk pembagian zona parkir, rekayasa arus dan pengawasan yang lebih intensif. “Yang kami inginkan sederhana, kawasan pelabuhan harus nyaman, aman dan tidak menimbulkan kemacetan,” pungkasnya.
SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…
KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…
BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…
SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…
TANJUNG SELOR – Polemik kontrak publikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau kepada perusahaan media berbadan hukum…
Perpustakaan Asheeqa Ilmi Desa Bulang Jadi Lokasi KKN Tematik Literasi ITS, Seribu Buku Dikatalogkan dan…