Categories: KALTARAPOLITIK

DPRD Kaltara: Penanganan Kasus Kekerasan Harus Terarah dan Kolaboratif

TANJUNG SELOR – DPRD Kaltara menilai penanganan berbagai kasus kekerasan di daerah masih memerlukan langkah terarah dan kolaboratif agar penanganannya optimal hingga ke seluruh kabupaten/kota.

Anggota DPRD Kaltara, Vamelia menegaskan bahwa kekerasan kini tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan internal rumah tangga. “Kekerasan tidak boleh lagi dianggap sebagai isu domestik. Banyak laporan yang kami terima justru menunjukkan bahwa tindakan kekerasan terjadi di lingkungan terdekat korban,” tegas Vamelia.

Ia menyebut mayoritas kasus melibatkan orang yang memiliki hubungan dekat dengan korban, mulai dari keluarga inti, kerabat hingga tetangga sekitar. Ini menunjukkan bahwa masalah sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. “Lingkungan yang seharusnya aman justru menjadi tempat terjadinya kekerasan,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota harus memperkuat sinergi dalam membangun sistem pencegahan dan penanganan yang lebih cepat serta responsif. “Perlu langkah kolaboratif. Tidak cukup hanya satu instansi bekerja. Semua harus terlibat dari dinas terkait, aparat keamanan, lembaga perlindungan perempuan dan anak, hingga pemerintahan desa,” katanya.

Vamelia menekankan pentingnya edukasi masyarakat dan pelaporan yang mudah diakses. “Korban sering kali takut melapor karena pelaku adalah orang dekat. Maka pemerintah harus memastikan layanan pelaporan itu aman dan terpercaya,” jelasnya.

DPRD, lanjut dia, akan terus mengawal kebijakan perlindungan korban dan meminta pemerintah daerah meningkatkan kapasitas unit layanan di lapangan. “Kami ingin ada langkah nyata, bukan hanya program seremonial. Perlindungan harus sampai ke akar persoalan,” pungkasnya. (adv)

Wira

Recent Posts

Anak-Anak TBM Al Farabi Sidoarjo Ikuti QIRA

Berikan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an, dan Meneladani Akhlak Rasulullah Lewat Cerita SIDOARJO - TBM Al Farabi,…

3 hari ago

Sulap Barang Bekas Jadi Kostum Karnaval yang Bikin Jalan Pucang Semarak

SIDOARJO – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian perayaan…

6 hari ago

Warga RW 04 Dusun Tangunan dan Mahasiswa UMM Saling Belajar

SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…

2 minggu ago

Dari Bermain hingga Mendongeng, Play On Anak Krian 2 Hidupkan Literasi Anak Krian

KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…

3 minggu ago

Literasi Tak Cukup Dibaca, Gol A Gong dan Muhari AS Dorong Mahasiswa Berkarya

BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…

4 minggu ago

Menjaga Ilmu, Menumbuhkan Karakter: Ikhtiar Pendidikan bagi 11 Anak Yatim Dhuafa

SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…

1 bulan ago