TANJUNG SELOR – DPRD Kaltara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait keluhan para guru di Malinau mengenai ketidakteraturan penerimaan Tunjangan Khusus Guru (TKG).
Anggota DPRD Kaltara, Tamara Moriska menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh hanya berhenti pada penampungan aspirasi semata. “Apabila hanya ditampung, maka tidak ada solusi. Komisi IV akan mencari waktu yang tepat untuk membawa persoalan ini langsung ke kementerian,” tegasnya dalam RDP.
Tamara mengatakan Kaltara memiliki perwakilan di tingkat pusat yang bisa dilibatkan untuk mempercepat tindak lanjut. “Kita punya DPD RI dan DPR RI. Aduan ini bisa disampaikan langsung ke Pak Herman yang membidangi pendidikan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi Disdikbud Kaltara ketika berurusan dengan kementerian. “Seharusnya sejak awal Disdikbud melibatkan Komisi IV saat ke kementerian, sehingga bisa sama-sama mendorong pemerintah pusat,” tambahnya.
Di hadapan para guru, ia memastikan DPRD Kaltara akan membuka jalur komunikasi dua arah.
“Teman-teman guru bisa terus berkomunikasi melalui WA untuk informasi selanjutnya. Kami pastikan persoalan ini tidak berhenti di meja rapat,” tutupnya. (adv)
Berikan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an, dan Meneladani Akhlak Rasulullah Lewat Cerita SIDOARJO - TBM Al Farabi,…
SIDOARJO – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian perayaan…
SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…
KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…
BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…
SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…