TANJUNG SELOR – DPRD Kaltara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait keluhan para guru di Malinau mengenai ketidakteraturan penerimaan Tunjangan Khusus Guru (TKG).
Anggota DPRD Kaltara, Tamara Moriska menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh hanya berhenti pada penampungan aspirasi semata. “Apabila hanya ditampung, maka tidak ada solusi. Komisi IV akan mencari waktu yang tepat untuk membawa persoalan ini langsung ke kementerian,” tegasnya dalam RDP.
Tamara mengatakan Kaltara memiliki perwakilan di tingkat pusat yang bisa dilibatkan untuk mempercepat tindak lanjut. “Kita punya DPD RI dan DPR RI. Aduan ini bisa disampaikan langsung ke Pak Herman yang membidangi pendidikan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi Disdikbud Kaltara ketika berurusan dengan kementerian. “Seharusnya sejak awal Disdikbud melibatkan Komisi IV saat ke kementerian, sehingga bisa sama-sama mendorong pemerintah pusat,” tambahnya.
Di hadapan para guru, ia memastikan DPRD Kaltara akan membuka jalur komunikasi dua arah.
“Teman-teman guru bisa terus berkomunikasi melalui WA untuk informasi selanjutnya. Kami pastikan persoalan ini tidak berhenti di meja rapat,” tutupnya. (adv)
NUNUKAN – Tepuk tangan riuh mengiringi berakhirnya Turnamen Futsal Tingkat Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA),…
SIDOARJO - Suasana Taman Abhirupa, Krian, Sidoarjo, dipenuhi gelak tawa puluhan anak yang mengikuti Play…
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan…
TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…
TANJUNG SELOR – Deru mesin motor memecah suasana Sirkuit Bumi Rahayu, Bulungan, Minggu (5/7), saat…
MAHAKAM ULU – Perjalanan itu jauh dari kata mudah. Selama hampir sembilan jam, rombongan Wakil…