Categories: KALTARAPOLITIK

DPRD Kaltara Dorong Percepatan DOB Krayan, Arming: Demi Akselerasi Pembangunan Perbatasan

TANJUNG SELOR — Anggota DPRD Kaltara Arming kembali menyuarakan dukungan terhadap percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Krayan. Wilayah yang kini masuk dalam administrasi Kabupaten Nunukan itu dinilai sangat strategis untuk didorong menjadi daerah otonom guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Arming menegaskan, DOB Krayan bukan sekadar agenda pemekaran wilayah, namun kebutuhan mendesak bagi masyarakat perbatasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses. Mulai dari konektivitas jalan, pelayanan dasar, hingga peluang ekonomi.

“Pembentukan DOB Krayan sangat strategis untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan yang aksesnya terbatas,” ujar Arming, Senin (17/11).

Ia menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab Nunukan, Pemprov Kaltara, dan pemerintah pusat agar moratorium DOB dapat segera dicabut. Ia menyebut percepatan koordinasi menjadi faktor kunci agar Krayan memperoleh status kabupaten baru.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, provinsi, dan tim presidium sangat dibutuhkan supaya Krayan bisa menjadi kabupaten baru secepat mungkin,” tegasnya.

Arming mengingatkan bahwa proses DOB bukan hanya persoalan administratif. Menurutnya, pemekaran akan membuka peluang luas bagi percepatan pemerataan pembangunan, mulai dari penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan, hingga akses layanan kesehatan yang lebih memadai.

“Ini bukan sekadar proses administratif. DOB Krayan membuka ruang besar untuk pengembangan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan yang selama ini belum optimal,” jelasnya.

Ia juga menyoroti posisi strategis Krayan sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Letak geografis tersebut, katanya, dapat menjadi modal penting untuk mendorong aktivitas perdagangan lintas batas jika ditopang infrastruktur dan kebijakan yang tepat.

“Krayan punya posisi strategis sebagai daerah perbatasan. Jika didukung dengan infrastruktur dan kebijakan yang tepat, wilayah ini bisa menjadi pintu aktivitas ekonomi lintas batas,” tambahnya.

Arming berharap pemerintah pusat segera memberikan lampu hijau terhadap usulan pembentukan DOB Krayan. Menurutnya, pemekaran adalah langkah realistis dan solutif untuk menjawab kebutuhan pembangunan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) Kaltara.

“Harapan kami, pemerintah pusat bisa segera membuka ruang bagi percepatan DOB Krayan. Ini langkah yang sangat dibutuhkan untuk masa depan masyarakat di perbatasan,” pungkasnya. (adv)

Wira

Recent Posts

Gubernur Buka Musdalub DAD, Perkuat Persatuan dan Peran Adat dalam Pembangunan

TANJUNG SELOR – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa…

23 jam ago

Open House Iduladha, Gubernur Kaltara Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

TANJUNG SELOR – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat…

2 hari ago

Gubernur Salat Iduladha Bersama Warga, Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melaksanakan…

3 hari ago

Kaltara Tetapkan RAD Pangan dan Gizi, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…

4 hari ago

Pemprov Siapkan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H, Tersebar di Seluruh Daerah

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk…

4 hari ago

Golkar Serahkan Hewan Kurban untuk 500 Petugas Kebersihan di Bulungan

TANJUNG SELOR – DPD Partai Golkar Kaltara menyalurkan bantuan hewan kurban dari Ketua Umum DPP…

4 hari ago