Categories: KALTARA

Bappeda Kaltara Evaluasi Realisasi DAK 2025: Progres Fisik Positif, SPJ Dikebut

TANJUNG SELOR – Bappeda dan Litbang Kaltara melakukan klarifikasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025 triwulan ketiga. Ini untuk memantau capaian fisik dan keuangan seluruh perangkat daerah dalam pelaksana program DAK serta memastikan realisasi kegiatan berjalan sesuai target perencanaan.

Plt Kepala Bidang Pengkajian Perencanaan Daerah dan Pengendalian Pembangunan (PPDPP) Bappeda dan Litbang Kaltara, Sriwati, mengatakan bahwa secara umum progres fisik DAK 2025 sudah menunjukkan tren positif. “Rata-rata capaian fisik sudah cukup baik, meskipun masih ada beberapa kegiatan yang dijadwalkan untuk dilaksanakan pada triwulan IV,” ujarnya, Jumat (10/10).

Menurut Sriwati, sebagian kegiatan yang tertunda pelaksanaannya disebabkan oleh faktor teknis dan penyesuaian jadwal lapangan. “Memang ada kegiatan yang baru akan berjalan di triwulan IV karena penyesuaian teknis di lapangan. Namun secara umum, perkembangan pelaksanaan DAK sudah di jalur yang tepat,” jelasnya.

Dari sisi realisasi keuangan, ia mengakui masih terdapat beberapa perangkat daerah yang tengah dalam proses pencairan dana dan penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ).
“Sebagian besar masih berproses pada tahap pengajuan SPJ dan pencairan. Kami terus melakukan pendampingan agar administrasi keuangan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai ketentuan,” kata Sriwati.

Bappeda dan Litbang Kaltara, lanjutnya, akan terus memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendorong percepatan realisasi dan memastikan seluruh target DAK 2025 tercapai sebelum akhir tahun anggaran.
“Kami berharap seluruh pelaksana kegiatan dapat memaksimalkan waktu yang tersisa di triwulan IV agar seluruh program berjalan tepat sasaran dan sesuai jadwal,” tegasnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan klarifikasi dan monitoring ini, Bappeda dan Litbang Kaltara juga memastikan pemanfaatan DAK benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur dasar.
“Pelaksanaan DAK harus berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya. (adv)

Wira

Recent Posts

TBM Pijakan Ilmu Buktikan TBM Bisa Jadi Ruang Belajar dan Kolaborasi Ekonomi Kreatif

SIDOARJO— Langit malam menjadi ruang belajar bagi anak-anak sekaligus ruang tumbuh bagi masyarakat. Sebanyak 112…

3 hari ago

Bukan Sekadar Main Domino, H. Ladullah Dorong Orado Jadi Olahraga Strategi di Nunukan

NUNUKAN - Dorongan pengembangan Olahraga Domino terus digaungkan Ketua Orado Nunukan, H. Ladullah. Ajakan itu…

3 hari ago

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Usaha: Pacet Adventure & Coffee Camp Bangun Ruang Belajar di Alam

MOJOKERTO— Secangkir kopi di tengah alam ternyata bisa menjadi pintu masuk menuju percakapan tentang pengalaman,…

3 hari ago

Fraksi PKS Soroti RAPBD Perubahan Kaltara 2026, Begini Catatan dan Rekomendasi Fraksi PKS

TANJUNG SELOR – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Utara meminta Pemerintah Provinsi Kaltara…

6 hari ago

Mantapkan Persiapan HUT ke-27: Hiburan Paras Fest, Hadirkan Artis Ibu Kota

‎NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan mengadakan Rapat Pemantapan Persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan…

6 hari ago

Pemerintah Terbitkan 100 Kartu Disabilitas, Dukung Pemenuhan Hak Akses Layanan Publik

NUNUKAN – Penyandang disabilitas di Kabupaten Nunukan kini mendapatkan identitas resmi untuk mendukung pemenuhan hak…

6 hari ago