FOTO : Musorkab Koni Nunukan berjalan dinamis dan menghasilkan keterpilihan Ketua Koni yang baru.
NUNUKAN – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) dengan agenda pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Nunukan periode 2025-2029, Sabtu (4/10/2025) resmi berakhir. Muh Yasin terpilih sebagai Ketua Koni Nunukan yang baru.
Ketua Koni Nunukan periode 2021-2025 Samran Nur Alim mengatakan, seluruh rangkaian dan tahapan Musorkab telah dilaksanakan. Termasuk laporan akhir pertanggungjawaban pengurus pada periode sebelumnya, telah dituntaskan.
“Tahapan yang diselesaikan dimulai sejak RKT (rapat kerja tahunan), penjaringan bakal calan ketua Koni dan terakhir tentu saja Musorkab dengan agenda pemilihan ketua,” terang Samran.
Musorkab Koni Nunukan sedianya diikuti 3 calon ketua. Kendati sampai hari pelaksanaan hanya 2 calon yang hadir, maka tahapan pemilihan tetap berjalan sesuai aturan organisasi.
Muh Yasin unggul jauh dengan perolehan 28 suara, sementara Tri Wahyuni memperoleh 8 suara. Total hak suara yang disalurkan Cabang Olahraga (Cabor) Koni Nunukan dalam Musorkab kali ini sebanyak 36 suara.
Dalam keterangannya pasca terpilih, Muh Yusin menegaskan komitmen dan keinginannya untuk mengantarkan Koni Nunukan menjadi lebih solid, lebih inovatif dan menjadi organisasi olahraga yang lebih profesional.
“Dengan semangat energi baru, saya optimis Koni Nunukan bisa melahirkan prestasi-prestasi membanggakan di masa mendatang. Koni akan berupaya meningkatkan sarana dan prasarana olahraga yang lebih modern dan berdaya saing,” tegas Muh Yasin.
Ada sejumlah misi yang menjadi target Muh Yasin bersama jajaran pengurus Koni yang baru nantinya. Diantaranya, membangkitkan energi baru dalam pembinaan atlet dan pelatih melalui program yang terarah dan berjenjang.
Mewujudkan organisasi koni yang solid dan profesional, menghadirkan program kerja yang terencana dan berorientasi prestasi serta indikator yang jelas. Selanjutnya, menguatkan sinergi lintas sektor, lembaga, swasta dan dunia pendidikan.
Menanamkan semangat sportivitas, persaudaraan dan nasionalisme melalui olahraga. “Tentu yang terpenting, mendorong pemberian reward oleh pemerintah kepada atlet-atlet berprestasi,” tutup Muh Yasin. (*)
Berikan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an, dan Meneladani Akhlak Rasulullah Lewat Cerita SIDOARJO - TBM Al Farabi,…
SIDOARJO – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian perayaan…
SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…
KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…
BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…
SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…