Categories: UMUM

Entaskan Kemiskinan, Tekan Kemiskinan Kenaikan Harga Bahan Pokok

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, Wakil Bupati, Kilat, A.Md, Ketua DPRD, H Riyanto, S.Sos, Sekretaris Daerah, H Risdianto, S.Pi, M.Si bersama jajaran Pemkab di Ruang Rapat Bupati mengikuti rapat koordinasi (rakor) secara virtual yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Senin (8/9/2025).

Rakor berisi optimalisasi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, pembahasan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program 3 juta rumah hingga pengumuman pertumbuhan ekonomi tingkat provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia.

Dalam rakor, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat ( Menko PM), Muhaimin Iskandar mengingatkan, target kemiskinan ekstrem harus diatasi hingga 0 persen pada akhir 2026. Lalu target kemiskinan relatif ditetapkan pada kisaran 4,5 persen –5 persen pada 2029.

Diungkapkan, pada medio Maret 2025 angka kemiskinan turun sebesar 0,56 persen, sehingga jumlah penduduk miskin menjadi 23,85 juta orang. Sementara kemiskinan ekstrem turun dari 3,1 juta orang menjadi 2,38 juta orang.

Namun tingkat penurunan kemiskinan masih di bawah angka ideal. Untuk mencapai target 5 persen di tahun 2029, penurunan minimal harus 1 persen per tahun.

Ditegaskan, kemiskinan erat kaitannya dengan inflasi (kenaikan harga-harga barang pokok). Puncaknya pada 2023, garis kemiskinan tumbuh 8,9 persen seiring inflasi 4,97 persen. Provinsi dengan inflasi tinggi, seperti Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Papua Selatan, dan Papua, juga menunjukkan kenaikan garis kemiskinan. Karena itu, pengendalian harga-harga pokok harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Pengendalian harga-harga pokok pada kebutuhan masyarakat menjadi salah satu prioritas yang ditekankan dalam rakor ini,” ungkap Bupati Bulungan, Syarwani.

Dipaparkan, sejak pemerintahan Presiden Prabowo, paradigma penanggulangan kemiskinan bergeser. Bantuan sosial memang penting, tetapi sifatnya hanya sementara. Kunci sesungguhnya adalah peningkatan pendapatan masyarakat.

Terdapat 3 strategi utama pemberdayaan masyarakat yaitu pengurangan beban pengeluaran dasar melalui jaminan sosial dan bantuan sosial yang tepat sasaran. Lalu peningkatan pendapatan masyarakat dengan memperluas akses pekerjaan, peningkatan kapasitas, dan penciptaan peluang usaha. Serta penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan melalui perbaikan rumah tidak layak huni, pemenuhan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan berbasis kawasan.

Selain itu, strategi ini juga perlu diarahkan pada kelompok rentan miskin dan kelas menengah agar tidak jatuh miskin akibat guncangan ekonomi. Diungkapkan, setiap tahun pemerintah telah menyalurkan minimal Rp500 triliun untuk program perlindungan dan bantuan sosial. Jumlah besar ini akan efektif hanya jika didukung dengan data yang akurat, penyaluran tepat sasaran, dan manajemen program yang baik. (bin)

Wira

Recent Posts

Play On Anak Krian: Ruang Menemukan Potensi Anak

KRIAN, SIDOARJO — Setiap anak membutuhkan ruang untuk mencoba, berekspresi, dan mengenali potensi dirinya. Semangat…

2 hari ago

Pemerintah Kabupaten Nunukan Harapkan Akses BBM Tepat Sasaran dan Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan baru saja meresmikan penyaluran perdana Bahan Bakar Minyak (BBM) di…

1 minggu ago

‎Sinergitas Pemda Nunukan dan TNI dalam Menjaga Stabilitas dan Mendukung Pembangunan

‎NUNUKAN – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan mewakili Bupati Nunukan H.…

1 minggu ago

PERTINA Nunukan Resmi Dilantik, Bupati Dorong Hadirkan Bibit Petinju Muda

NUNUKAN - Kepengurusan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kabupaten Nunukan masa bakti 2026-2030 resmi dilantik…

1 minggu ago

Lomba Olahraga Tradisional Bakiak-Gobak Sodor Meriahkan HUT Ke 27 Nunukan

NUNUKAN - Setelah dibuka oleh gubernur Kalimantan Utara H. Zainal Arifin Paliwang yang didampingi Bupati…

2 minggu ago

Ribuan Warga Nunukan Bersholawat bersama Ustadz Haddad Alwi Dimalam Pembukaan Paras Fest 2026

‎NUNUKAN - Pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026 dalam rangka Hari Ulang Tahun…

2 minggu ago