Categories: BULUNGANKALTARA

317 Ormas Terdaftar di Kaltara, Kesbangpol Tegas Tolak Premanisme

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara Jonilius menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayahnya harus menjadi mitra strategis pemerintah, bukan justru menjadi pemicu konflik sosial dengan mengedepankan sikap Premanisme.

Pernyataan itu disampaikan dalam forum ‘Ngopi Bareng Ormas’ yang digelar di salah satu kafe di Tanjung Selor oleh FKDM Kab. Bulungan Sabtu (31/5/2025). Forum ini menjadi ajang dialog terbuka antar pemerintah dan perwakilan ormas terkait pembinaan serta penguatan peran organisasi di daerah.

“Prinsipnya, kita tidak sependapat dengan ormas-ormas yang justru mengedepankan cara-cara kekerasan atau bertindak seperti preman. Ormas itu dibentuk untuk membantu menjaga kondusivitas wilayah, bukan malah menimbulkan keresahan,” tegas Jonilius.

Hingga saat ini, tercatat ada 317 ormas yang resmi terdaftar di wilayah Kaltara. Namun, jumlah itu diyakini belum mencerminkan keseluruhan ormas yang aktif di lapangan. Kesbangpol mengimbau agar seluruh ormas yang belum mengurus legalitasnya segera melakukan pendaftaran atau melapor.

“Kalau belum terdaftar, kami tidak bisa melakukan pembinaan secara optimal. Padahal pembinaan sangat penting agar ormas tetap berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang dari tujuannya,” jelasnya.

Bagi ormas yang sudah memiliki Surat Keputusan (SK) dari Kemenkum, tinggal melapor ke Kesbangpol untuk mendapatkan Surat Keterangan lapor (SKL). Meski hingga kini belum ada laporan resmi terkait ormas yang menyimpang, pemerintah tetap mengedepankan mekanisme pengawasan berlapis.

Pengawasan dilakukan secara internal oleh masing-masing ormas dan eksternal oleh masyarakat serta Tim Terpadu Pengawasan Ormas yang telah dibentuk. Tim ini melibatkan unsur Kesbangpol dan instansi vertikal di tingkat provinsi, serta berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial.

“Kalau wilayah tidak kondusif, pembangunan pasti terhambat. Makanya, peran ormas sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kesbangpol juga mendorong peningkatan sinergi antar ormas dan pemerintah daerah. Menurutnya, ormas bukan hanya pelengkap kehidupan bermasyarakat, tapi juga bisa menjadi kekuatan sosial yang mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Semakin kuat kolaborasi antara ormas, semakin besar kontribusi mereka terhadap pembangunan. Mari kita jaga bersama-sama harmoni dan soliditas di Kalimantan Utara,” tutupnya. (adv)

Wira

Recent Posts

Gubernur Buka Musdalub DAD, Perkuat Persatuan dan Peran Adat dalam Pembangunan

TANJUNG SELOR – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa…

23 jam ago

Open House Iduladha, Gubernur Kaltara Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

TANJUNG SELOR – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat…

2 hari ago

Gubernur Salat Iduladha Bersama Warga, Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melaksanakan…

3 hari ago

Kaltara Tetapkan RAD Pangan dan Gizi, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…

4 hari ago

Pemprov Siapkan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H, Tersebar di Seluruh Daerah

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk…

4 hari ago

Golkar Serahkan Hewan Kurban untuk 500 Petugas Kebersihan di Bulungan

TANJUNG SELOR – DPD Partai Golkar Kaltara menyalurkan bantuan hewan kurban dari Ketua Umum DPP…

4 hari ago