Categories: BISNIS

BRI Hadir Menyuburkan Harapan, Menjaga Ketahanan

Di Malinau Hilir, suara burung pagi tak lagi menyambut seperti dulu. Udara kering berembus melewati tanah retak—bekas sawah Pak Mararian (61), petani padi sejak 1980-an. Di usia senjanya, ia tidak lagi yakin apakah tanah yang dulu memberinya kehidupan masih bisa diandalkan.

“Pupuk makin mahal, air makin susah. Kadang saya bangun jam 3 subuh cuma buat giliran nyiram sawah,” ungkapnya lirih. “Saya sempat nyerah…”

Kondisi ini bukan milik Pak Mararian seorang. Puluhan Petani di Kabupaten Malinau menghadapi tantangan serupa yakni gagal panen, akses modal terbatas, dan keterpinggiran dari sistem pertanian modern.

Untuk menjawab tantangan ini, pemerintah menetapkan ketahanan pangan sebagai program prioritas nasional, dengan dukungan berbagai lembaga. Salah satunya: Bank Rakyat Indonesia (BRI).
BRI menjawab tantangan ini melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian & UMKM di Malinau, serta pendampingan langsung di lapangan. Sepanjang tahun 2024, BRI telah menyalurkan lebih dari Rp 213 miliar ke petani & pelaku usaha.

“Petani adalah pahlawan pangan kita. Mereka butuh lebih dari sekadar pinjaman, mereka butuh pendampingan, akses informasi, dan ekosistem yang mendukung. Itulah komitmen kami,” ujar Arief Budiman, Kepala BRI Cabang Tarakan.

Melalui unit kerja BRI di Malinau, para petani mulai mendapatkan bimbingan, mulai dari manajemen keuangan, digitalisasi hasil pertanian, hingga akses langsung ke pasar.

Pak Mararian adalah contoh nyata. Setelah menerima pinjaman KUR Rp15 juta, ia membeli benih unggul dan alat semprot yang selama ini hanya ia lihat dari jauh. Panennya pun membaik—bahkan sempat menjual beras ke luar kampung.

Tak hanya itu, BRI juga mengenalkan BRImo, aplikasi mobile banking yang memungkinkan petani melihat harga gabah nasional secara real-time.

“Istri saya yang pertama pakai. Katanya, ‘Sekarang kita bisa tahu harga tanpa harus ke kota,’” kata Pak Mararian sambil tertawa kecil.

Namun, kisah sukses ini belum merata. Di berbagai daerah seperti Desa Long Alango, Kecamatan Bahau Hulu, petani masih menunggu sentuhan yang sama.

“Kalau program BRI masuk sini juga, pasti banyak yang terbantu,” kata Bilung, petani yang kehilangan hasil panen karena banjir 2024 lalu

Ketahanan pangan bukan hanya soal panen. Ia adalah tentang hidup yang layak bagi petani, akses yang adil terhadap sumber daya, dan hadirnya negara melalui lembaga seperti BRI.

BRI membuktikan bahwa langkah kecil ketika dijalankan dengan konsisten dan hati bisa menjadi cahaya bagi jutaan rakyat di akar rumput. Karena pada akhirnya, Indonesia yang cemerlang lahir dari desa yang kuat, dan desa yang kuat dibangun dari petani yang diberdayakan.

INFOGRAFIS :
Total KUR Pertanian 2024 : Rp 213 miliar
Penerima manfaat di Malinau : 2.799 petani & Pelaku Usaha
Fokus program : Padi, peternakan, tambak
Pendampingan : pelatihan digitalisasi, akses pasar, dan manajemen usaha tani

Wira

Share
Published by
Wira

Recent Posts

Anak-Anak TBM Al Farabi Sidoarjo Ikuti QIRA

Berikan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an, dan Meneladani Akhlak Rasulullah Lewat Cerita SIDOARJO - TBM Al Farabi,…

3 hari ago

Sulap Barang Bekas Jadi Kostum Karnaval yang Bikin Jalan Pucang Semarak

SIDOARJO – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian perayaan…

6 hari ago

Warga RW 04 Dusun Tangunan dan Mahasiswa UMM Saling Belajar

SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…

2 minggu ago

Dari Bermain hingga Mendongeng, Play On Anak Krian 2 Hidupkan Literasi Anak Krian

KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…

3 minggu ago

Literasi Tak Cukup Dibaca, Gol A Gong dan Muhari AS Dorong Mahasiswa Berkarya

BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…

4 minggu ago

Menjaga Ilmu, Menumbuhkan Karakter: Ikhtiar Pendidikan bagi 11 Anak Yatim Dhuafa

SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…

1 bulan ago