Categories: BISNISKALTARAUMUM

Menggerakkan Masyarakat dan Ekonomi

MALINAU – BRI Liga 1 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi juga memiliki dampak luas bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Sejak bergulirnya liga ini, tidak hanya tim dan pemain yang merasakan manfaatnya, tetapi juga para pelaku usaha kecil, pekerja informal, hingga penggemar sepak bola yang semakin terhubung dengan klub kebanggaan mereka.

Seperti di Malinau, dalam setiap pertandingan, puluhan orang memadat tempat yang mengadakan nobar BRI Liga 1, membawa dampak ekonomi bagi pedagang kecil di sekitar area. Misalnya, di Stadion Pencucian Mobil Jalan Penambahan, Malinau Kota, pedagang makanan seperti Siti, seorang penjual nasi goreng, mengaku pendapatannya meningkat dua kali lipat saat ada laga besar.

“Kalau ada pertandingan Persija, pasti ramai. Bisa laku sampai 100 porsi dalam semalam,” ujarnya dengan senyum.

Tak hanya pedagang makanan, sektor usaha kecil lainnya seperti penjual merchandise, jasa parkir, hingga transportasi online juga merasakan efek positif dari liga ini.

Bagi masyarakat di berbagai daerah, BRI Liga 1 bukan sekadar hiburan, tetapi juga kebanggaan daerah. Klub-klub seperti Persebaya Surabaya, Arema FC, hingga PSM Makassar menjadi ikon lokal yang mempererat identitas dan kebersamaan warganya.

Dian, seorang suporter PSM dari Makassar, merasa bahwa sepak bola adalah pemersatu warga. “Kami bukan hanya mendukung klub, tapi juga budaya dan semangat daerah kami. Setiap pertandingan menjadi momen kebersamaan,” katanya.

Meski memberikan banyak manfaat, BRI Liga 1 juga menghadapi tantangan. Tingkat okupansi stadion yang belum maksimal serta masih adanya insiden suporter menjadi catatan penting.

Namun, dengan pengelolaan yang lebih baik dan peningkatan fasilitas stadion, diharapkan liga ini semakin profesional dan berdampak lebih besar.

Sebagai ajang terbesar di Indonesia, BRI Liga 1 terus membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya olahraga, tetapi juga motor penggerak ekonomi dan sosial yang kuat.

Dengan semakin besarnya dukungan masyarakat, liga ini berpotensi menjadi salah satu liga terbaik di Asia. (*/hai)

Wira

Recent Posts

Anak-Anak TBM Al Farabi Sidoarjo Ikuti QIRA

Berikan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an, dan Meneladani Akhlak Rasulullah Lewat Cerita SIDOARJO - TBM Al Farabi,…

3 hari ago

Sulap Barang Bekas Jadi Kostum Karnaval yang Bikin Jalan Pucang Semarak

SIDOARJO – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian perayaan…

6 hari ago

Warga RW 04 Dusun Tangunan dan Mahasiswa UMM Saling Belajar

SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…

2 minggu ago

Dari Bermain hingga Mendongeng, Play On Anak Krian 2 Hidupkan Literasi Anak Krian

KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…

3 minggu ago

Literasi Tak Cukup Dibaca, Gol A Gong dan Muhari AS Dorong Mahasiswa Berkarya

BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…

4 minggu ago

Menjaga Ilmu, Menumbuhkan Karakter: Ikhtiar Pendidikan bagi 11 Anak Yatim Dhuafa

SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…

1 bulan ago