TANJUNG SELOR – Menjelang pelaksanaan Pilkada 2024, Bupati Bulungan, Syarwani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas di daerah.
Menurutnya, dalam ranah demokrasi, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa dan merupakan wujud dari keberagaman masyarakat.
Namun, perlunya penanganan yang cerdas terhadap perbedaan pendapat tersebut sangat penting guna memastikan bahwa proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar tanpa menghadapi gesekan atau konflik.
“Menjaga kondusivitas selama Pilkada juga mencerminkan kedewasaan politik serta kematangan demokrasi suatu bangsa,” ungkap Syarwani, Selasa (26/11/2024).
Toleransi, saling menghormati, dan kemampuan mendengarkan pandangan orang lain adalah nilai-nilai kunci dalam membentuk suasana yang positif selama pelaksanaan pemilihan umum.
Sikap inklusif dan kolaboratif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemimpin daerah, calon pemimpin, dan warga negara, akan membentuk dasar yang kokoh bagi penyelenggaraan Pilkada yang damai dan demokratis.
“Menjaga kondusivitas Pilkada adalah usaha bersama untuk memperkuat landasan demokrasi, menciptakan iklim politik yang sehat, serta menghasilkan pemimpin yang terpilih melalui proses yang transparan dan adil,” tutupnya. (adv)
TANJUNG SELOR – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa…
TANJUNG SELOR – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat…
TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melaksanakan…
TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…
TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk…
TANJUNG SELOR – DPD Partai Golkar Kaltara menyalurkan bantuan hewan kurban dari Ketua Umum DPP…