Categories: NUNUKAN

Jawab Pandangan Umum Fraksi, Begini Upaya Pemkab Nunukan Pada Sektor Kesehatan

NUNUKAN –  Rapat paripurna ke 8 masa persidangan I kembali digelar,  Senin (18/11/2024). Agenda kali ini jawaban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan atas pemandangan umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan melalui fraksi.

Pj Sekda Nunukan H. Asmar menyampaikan Pemkab Nunukan mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota DPRD melalui fraksi-fraksi yang telah memberikan pandangan umum, masukan-masukan yang bersifat membangun dalam rangka perbaikan terhadap rancangan APBD Nunukan tahun anggaran 2025.

Menjawab itu, langka Pemkab Nunukan pada sektor kesehatan melalui Dinkes P2KB Nunukan memprioritaskan anggaran pada penguatan fasilitas kesehatan dan kualitas pelayanan melalui perbaikan dan pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan.

Seperti, rehab Puskesmas, Pustu, rumah dinas dan sarpras lainnya serta pemenuhan alat kesehatan dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan.

“Peningkatan kapasitas SDM kesehatan juga menjadi prioritas yang dianggarkan melalui APBD dan DAK non fisik bidang kesehatan. Mutu pelayanan kesehatan juga menjadi konsentrasi pemerintah daerah melalui akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan,” ucap H. Asmar.

Fasilitas pelayanan kesehatan saat ini telah dilakukan akreditasi dengan status mayoritas paripurna. Tercatat, dari 22 fasilitas pelayanan kesehatan terdiri dari 1 RSUD, 3 RSP dan 18 Puskesmas dengan status akreditasi 16 paripurna, 4 utama, 1 madya dan 1 belum terakreditasi yakni RSP Krayan yang dijadwalkan akreditasi di akhir November 2024.

“Upaya peningkatan kapasitan SDM kesehatan terutama di RS Pratama kedepannya akan ditunjuk RSUD Nunukan sebagai RS pengampu. Sehingga, SDM kesehatan dalam meningkatkan SDM tidak harus keluar daerah tetapi dapat dilakukan di dalam daerah melalui pembinaan dokter spesialis yang ada di RSUD,” jelasnya.

Kemudian, pemenuhan SDM kesehatan di wilayah pelosok sudah dilakukan pemerintah daerah terutama dokter dan dokter spesialis melalui recruitment melalui CPNS dan tenaga honorer. Namun, wilayah sangat terpencil masih menjadi lokasi yang kurang diminati sehingga formasi tersebut tidak ada yang mengisi terutama di wilayah binter dan Long Layu.

“Pemerintah daerah juga berupaya mencari tenaga medis melalui tenaga honorer dengan rentang gaji 8 juta per bulan di wilayah biasa, 10-12 juta per bulan di wilayah terpencil dan 13-15 juta per bulan di wilayah sangat terpencil,” ungkapnya.

Selanjutnya, pemerintah daerah mendukung peningkatan pendidikan dokter menjadi dokter spesialis terutama anak daerah Nunukan. Namun, hal ini juga melihat ketersediaan dokter yang ada di Puskesmas. Terbatasnya tenaga dokter di Puskesmas menjadi masalah sendiri, karena ketika dokter tersebut tugas belajar berefek pada kosongnya tenaga dokter yang ada di Puskesmas.

“Saat ini beberapa dokter (anak daerah) telah direkomendasi namun terkendala pada proses penerimaan di universitas yang dituju. Pemerintah daerah melalui Dinkes P2KB Nunukan telah melakukan advokasi ke Kementerian Kesehatan untuk dapat difasilitasi dalam hal penerimaan tes dokter spesialis untuk dokter wilayah DTPK di PTN Pendidikan dokter spesialis,” tutupnya. (adv)

Wira

Recent Posts

Pemkab Bulungan Integrasikan Data Pajak dan Pertanahan

TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan Badan Pertanahan…

7 jam ago

Bupati Sampaikan 3 Isu Strategis ke Ditjen Otonomi Daerah

TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si mengikuti kegiatan Reboan (Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi…

7 jam ago

Tingkatkan PAD, Bulungan Genjot Retribusi Parkir dan Jasa Pelabuhan

TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus memacu optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya…

1 hari ago

Perpustakaan Desa Bulang Hadapi Tantangan SDM dan Minimnya Minat Baca, Pemuda Dorong Kesadaran Kolektif

Bulang, Prambon — Keberlangsungan Perpustakaan Desa Bulang masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari rendahnya minat…

3 hari ago

Menyalakan Literasi di Utara Kalimantan bersama Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur

SEBATIK - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis Komunitas Penggerak Literasi di Kabupaten…

5 hari ago

Rapimwil TBBR Kaltara, Gubernur Dorong Sinergi Adat dan Pembangunan

MALINAU – Iringan tarian adat Dayak dan nuansa alam Malinau menyambut kedatangan Gubernur Kalimantan Utara…

3 minggu ago