Categories: NUNUKAN

Rakor TP2DD Hasilkan 10 Rekomendasi

NUNUKAN – Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang berlangsung di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Nunukan, Jumat (15/11/2024) lalu hasilkan 10 rekomendasi.

Rekomendasi yang pertama sinergitas tim P2DD dengan BPD Kaltimtara untuk mengakselerasi Digitalisasi Daerah perlu ditingkatkan. Bapenda sebagai sekretaris TP2DD dan berkerjasama dengan BPD Kaltimtara  mengakomodir penyediaan kanal pembayaran melalui QRIS dan kanal digital lainnya untuk Retribusi Daerah.

“Bapenda dan BPD Kaltimtara akan mengadministrasikan pembuatan QRIS bagi retribusi yang dikelola DKUKMPP, DLH, Diskominfotik, Disbudporapar, dan DPMPTSP. Dalam hal ini, OPD harus berkomitmen untuk dapat menggunakan kanal QRIS sebagai penerimaan retribusi,” ujar Syafarudin selaku pimpinan rapat.

Berdasarkan paparan Bank Indonesia, posisi Kabupaten Nunukan pada Championship P2DD Semester I Tahun 2024 berada pada peringkat ke 15 dari 47 Kabupaten se wilayah Kalimantan. Hasil ini masih bisa diakselerasi pada semester II dengan mengadakan kegiatan capacity building, rapat koordinasi atau High Level Meeting yang dipimpin langsung oleh Kepala Daerah.

Asisten Administrasi Umum Syafarudin menuturkan realisasi penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah kanal digital perlu didorong dengan merealisasikan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dari kanal digital. Untuk itu, diperlukan kebijakan untuk menggerakkan OPD lainnya melalui penerbitan Surat instruksi Bupati serta pelaporan realisasi secara rutin.

“Setiap bulan pada tanggal 7 dilakukan Rekon oleh OPD Pemungut Pajak dan Retribusi Daerah, BPKAD  dengan Bank Kaltimtara.  ASN dapat menginternalisasi diri sebagai role model masyarakat untuk dapat menjadi contoh masyarakat dalam membiasakan diri memiliki mindset digital baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam membayar pajak daerah/retribusi daerah,” ujarnya.

Indeks ETPD Kabupaten Nunukan Semester I 2024 telah mencapai 97,4 persen meningkat dari Semester II 2023 yang sebesar 92,3 persen. Peningkatan ini patut dibanggakan namun masih terdapat ruang potensi besar untuk peningkatan realisasi pendapatan dari pajak dan retribusi dari kanal QRIS yang masih 0 persen. Kanal QRIS yang menjadi kanal digital yang mudah diakses oleh masyarakat sebaiknya dapat digunakan secara optimal oleh OPD Pemungut Pajak dan Retribusi Daerah. (adv)

Prabu

Recent Posts

Gubernur Buka Musdalub DAD, Perkuat Persatuan dan Peran Adat dalam Pembangunan

TANJUNG SELOR – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa…

23 jam ago

Open House Iduladha, Gubernur Kaltara Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

TANJUNG SELOR – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat…

2 hari ago

Gubernur Salat Iduladha Bersama Warga, Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melaksanakan…

3 hari ago

Kaltara Tetapkan RAD Pangan dan Gizi, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…

4 hari ago

Pemprov Siapkan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H, Tersebar di Seluruh Daerah

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk…

4 hari ago

Golkar Serahkan Hewan Kurban untuk 500 Petugas Kebersihan di Bulungan

TANJUNG SELOR – DPD Partai Golkar Kaltara menyalurkan bantuan hewan kurban dari Ketua Umum DPP…

4 hari ago