NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menunjukkan komitmen dalam pengelolaan keuangan daerah. Bentuk transparansi pengelolaan keuangan daerah mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
“Selama periode kepemimpinan ditandai dengan perolehan opini WTP selama 9 tahun berturut turut dari BPK RI,” ucap Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid.
Dijelaskan, pemerintah daerah memberikan pelayanan kepada masyarakat, organisasi kemasyarakatan, keagamaan dan kepemudaan. Adapun bentuk bantuan berupa hibah. Baik berupa insentif guru mengaji, ustad, pendeta, pastor, guru sekolah minggu.
“Kemudian, dana pembangunan rumah ibadah, bantuan sosial, dan beasiswa pendidikan serta bantuan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” sebutnya.
Adapun total bantuan sosial sebesar sejak tahun 2017 hingga tahun 2023 sebesar Rp 5,1 miliar miliar. Sementara, total beasiswa sebesar Rp 4,7 miliar.
Untuk dana hibah bagi pemerintah penyelenggara pemilu, partai politik, kelompok masyarakat seperti rumah ibadah, lembaga adat, ormas sejak tahun 2017 hingga tahun 2023 sebesar Rp 108 miliar.
“Pemerintah juga telah mengalokasikan setiap tahunnya anggaran dana desa 10 persen dari total dana perimbangan yang diterima oleh Kabupaten Nunukan,” tutupnya. (adv)
KRIAN, SIDOARJO — Setiap anak membutuhkan ruang untuk mencoba, berekspresi, dan mengenali potensi dirinya. Semangat…
NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan baru saja meresmikan penyaluran perdana Bahan Bakar Minyak (BBM) di…
NUNUKAN – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan mewakili Bupati Nunukan H.…
NUNUKAN - Kepengurusan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kabupaten Nunukan masa bakti 2026-2030 resmi dilantik…
NUNUKAN - Setelah dibuka oleh gubernur Kalimantan Utara H. Zainal Arifin Paliwang yang didampingi Bupati…
NUNUKAN - Pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026 dalam rangka Hari Ulang Tahun…