NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menaruh perhatian pada sejumlah aspek yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebab, selain pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, salah satu masalah yang krusial yang hadapi adalah pengangguran.
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menyampaikan salah satu indikator yang perlu menjadi perhatian bersama adalah tingkat pengangguran terbuka. Dan dalam kurun waktu 2019 hingga tahun 2023, tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Nunukan tercatat cenderung datar hingga tahun 2021 di angka 4,24 persen.
“Kemudian, mengalami penurunan yang signifikan di tahun 2023. Penurunan angka pengangguran terbuka mencapai angka 2,69 persen,” ucap Hj Asmin Laura Hafid.
Dijelaskan, dengan angka yang diraih ini tentunya tidaklah diraih tanpa peluh dan jerih lelah. Sejumlah hal telah dilakukan. Seperti, membuka peluang kerja dengan pelaksanaan job fair.
“Kemudian, pemberian ketrampilan dengan menggelar pelatihan kerja dan kewirausahaan adalah beberapa langkah nyata pemerintah untuk dapat terus menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Nunukan,” tutupnya. (adv)
TANJUNG SELOR – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa…
TANJUNG SELOR – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat…
TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melaksanakan…
TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…
TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk…
TANJUNG SELOR – DPD Partai Golkar Kaltara menyalurkan bantuan hewan kurban dari Ketua Umum DPP…