Categories: KALTARANUNUKAN

Sampaikan Pidato di Paripurna Istimewa HUT Nunukan ke-25, Bupati Menetes Air Mata

NUNUKAN– Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengungkapkan rasa harunya dalam merayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Nunukan ke-25. Sebab, Paripurna Istimewa peringatan HUT Nunukan ke-25 ini merupakan akhir masa jabatannya.

“Tentu terharu karena ini adalah tahun terakhir saya merayakan HUT Kabupaten Nunukan,” ungkap Asmin Laura dalam sesi wawancara di ruang paripurna, Sabtu (12/10).

Laura menyebutkan dalam pidatonya juga melakukan refleksi atas capaian dan tantangan selama 8 tahun memimpin Kabupaten Nunukan. Mulai dari capaian peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui peningkatan SDM hingga sarana dan prasarana.

“Saya merasa sudah sangat luar biasa apa yang telah saya persembahkan untuk pembangunan Kabupaten Nunukan, baik berupa gagasan, ide, implementasi kebijakan, dan sebagainya. Ini yang patut kita syukuri bersama,” tambahnya.

Terharu dengan capaian yang diraih, Bupati Laura mengakui masih terdapat beberapa hal yang belum maksimal, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air dan listrik.

“Meskipun progresnya meningkat setiap tahun, persoalan air di Nunukan lebih kepada faktor cuaca,” jelasnya.

Laura juga menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi selama memimpin, seperti masa transisi pemerintahan dari Kalimantan Timur ke Kalimantan Utara, pengalihan kewenangan ke provinsi dan pusat akibat Undang-Undang 23 tahun 2014, dan pandemi COVID-19.

Terkait dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Asmin Laura menyatakan bahwa IPM Kabupaten Nunukan mengalami peningkatan setiap tahunnya, kecuali pada tahun 2020 akibat pandemi.

“Peningkatan ini dicapai melalui fokus pada pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” jelasnya.

Dikesempatan itu juga Laura mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Nunukan, terutama kepada komunitas Suku Dayak Agabag yang selama ini telah berperan aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan.

“Saya juga mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat suku Dayak Agabag yang turut serta aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan di kabupaten Nunukan yang kita cintai ini,”ucapnya.

Sebagai pesan kepada pemimpin selanjutnya, Asmin Laura berharap agar apa yang sudah baik dilanjutkan, dan yang tidak baik dievaluasi.

“Harapan saya, pemimpin selanjutnya dapat melayani masyarakat dengan hati yang tulus dan ikhlas, karena memimpin di daerah perbatasan dengan segala tantangan dan dinamikanya tidaklah mudah,” pungkasnya. (adv)

Wira

Recent Posts

Gubernur Buka Musdalub DAD, Perkuat Persatuan dan Peran Adat dalam Pembangunan

TANJUNG SELOR – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa…

1 hari ago

Open House Iduladha, Gubernur Kaltara Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

TANJUNG SELOR – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat…

2 hari ago

Gubernur Salat Iduladha Bersama Warga, Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melaksanakan…

3 hari ago

Kaltara Tetapkan RAD Pangan dan Gizi, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…

4 hari ago

Pemprov Siapkan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H, Tersebar di Seluruh Daerah

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk…

4 hari ago

Golkar Serahkan Hewan Kurban untuk 500 Petugas Kebersihan di Bulungan

TANJUNG SELOR – DPD Partai Golkar Kaltara menyalurkan bantuan hewan kurban dari Ketua Umum DPP…

4 hari ago