Categories: BULUNGANKALTARA

Kunjungan Tim Sahli Panglima TNI Dalam Rangka Pengumpulan Data di Kawasan Perbatasan RI-Malaysia Guna Mendukung Keberadaan IKN

TANJUNG SELOR – Upaya memperkokoh ketahanan Nasional, terutama di wilayah perbatasan yang menyentuh negara tetangga, mendapatkan sorotan khusus dari Pemerintah Pusat. Dalam konteks ini, wilayah perbatasan RI-Malaysia menjadi kawasan strategis.

Hal ini menuntut perhatian detail terhadap aspek keamanan dan pembangunan. Keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan memberikan dimensi tambahan dalam memahami dan meningkatkan kajian ketahanan di wilayah perbatasan.

Kunjungan Tim Sahli Panglima TNI yang bertujuan  pengumpulan data untuk pembuatan kajian tentang membangun ketahanan wilayah di kawasan perbatasan darat RI-Malaysia. mengindikasikan langkah serius pemerintah dalam membangun fondasi negara yang kuat, sekaligus mendukung keberadaan IKN dengan infrastruktur perbatasan terpadu dan strategi pertahanan nasional yang matang.

Dalam kunjungan tersebut hadir Mayjen TNI Rio Firdianto, Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo, Brigjen TNI Budi Suharto S.l.P., M.Si., Kolonel Pas Suponco Arianto dan Kolonel Inf. Dodiet Lumwartono S.Pd., pertemuan diadakan diruang kerja Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Dr. Golkar Pangasro Rahardjo Winarsadi S.H., S.I.K., M.H.

Kemudian, Kombes Pol. Dahana S.H (Karolog), Kombes Pol. Yohanes Jalung Siram S.I.K (Karoops) dan AKBP. Ricky Hadiyanto S.H., S.I.K., M.H (Kabag Dalpers Ro SDM), Selasa (8/10/2024) pukul 08.30 Wita.

Mengupas lebih dalam, IKN dan pengaruh strategisnya terhadap perbatasan menjadi subjek kajian yang vital. Transformasi infrastruktur yang menyeluruh di wilayah perbatasan Kalimantan Utara khususnya di Kecamatan Sebatik diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial di kawasan tersebut, sekaligus menjawab tantangan yang muncul akibat perubahan dan penguatan kebijakan pertahanan.

Kajian ketahanan wilayah perbatasan RI-Malaysia ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen strategis yang kaku, melainkan panduan yang dinamis dalam mencapai keamanan nasional yang berkelanjutan. Upaya sistematis dan terkoordinasi antara berbagai lembaga pemerintah, tentunya dengan dukungan masyarakat setempat, merupakan kunci utama dari keberhasilan implementasi kajian ini.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan konstelasi perbatasan RI-Malaysia akan mendapatkan manfaat yang cukup signifikan, terutama dalam mendukung keberlangsungan dan perkembangan IKN sebagai simbol kemajuan bangsa Indonesia.

Sejalan dengan itu, pembangunan fondasi negara yang kuat di wilayah perbatasan menjadi langkah bijak yang memastikan kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia di masa mendatang. (hmspolda)

Wira

Share
Published by
Wira

Recent Posts

Gubernur Buka Musdalub DAD, Perkuat Persatuan dan Peran Adat dalam Pembangunan

TANJUNG SELOR – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa…

1 hari ago

Open House Iduladha, Gubernur Kaltara Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

TANJUNG SELOR – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat…

2 hari ago

Gubernur Salat Iduladha Bersama Warga, Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melaksanakan…

3 hari ago

Kaltara Tetapkan RAD Pangan dan Gizi, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M.,…

4 hari ago

Pemprov Siapkan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H, Tersebar di Seluruh Daerah

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk…

4 hari ago

Golkar Serahkan Hewan Kurban untuk 500 Petugas Kebersihan di Bulungan

TANJUNG SELOR – DPD Partai Golkar Kaltara menyalurkan bantuan hewan kurban dari Ketua Umum DPP…

4 hari ago