Categories: BULUNGANKALTARA

Penyelamatan Lingkungan Dilakukan Punan Batu Benau Diganjar Trofi Kalpataru Syarwani: Kedepannya Kawasan Punan Batu Benau Jadi kawasan Geopark

TANJUNG SELOR – Penghargaan Trofi Kalpataru untuk katagori penyelamat lingkungan diraih Masyarakat hukum adat Punan Batu Benau di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan. Penghargaan ini diberikan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Trofi Kalpataru yang diberikan merupakan bentuk apresiasi tertinggi kepada para pejuang LHK. Raihan Trofi Kalpataru itu diarak mulai Kantor Bupati Bulungan hingga Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor, Rabu (12/6/2024).

Bupati Bulungan, Syarwani mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk masyarakat hukum adat Punan Batu Benau, yang berhasil mendapatkan penghargaan Kalpataru kategori penyelamat lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2024 dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup pada 5 Juni lalu.

“Tentunya penghargaan ini membuktikan bahwa masyarakat hukum adat Punan Batu Benau di Bulungan adalah pahlawan lingkungan yang benar-benar telah melakukan hal yang luar biasa dan nyata yang bertujuan untuk mempertahankan, meningkatkan dan memulihkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan. Serta kualitas sosial masyarakat menjadi lebih baik,” ujar Syarwani, Rabu (12/6/2024).

Menurutnya, sesuai dengan amanat Menteri LHK Siti Nurbaya beberapa waktu lalu, penerima penghargaan Kalpataru ini, patut dijadikan teladan bagi masyarakat luas. Kemudian, menyebarluaskan kebaikan bagi pengelolaan lingkungan hidup. Sehingga ke depannya akan semakin banyak anak-anak yang ikut terlibat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan alam.

“Ibu Menteri juga berpesan, agar penerima penghargaan ini tidak berhenti beraksi serta terus  menerus menjaga lingkungan hidup, termasuk di wilayah Bulungan,” katanya.

Untuk itu, atas nama pribadi dan Pemda Bulungan, ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam melestarikan hutan, alam serta lingkungan yang berkelanjutan di Bulungan.

“Mari kita bersinergi, bergandengan tangan, bersama-sama kita berupaya agar kawasan Punan Batu Benau ini ke depannya dapat menjadi kawasan Geopark di Provinsi Kalimantan Utara agar kehidupan masyarakat hukum adat Punan Batu Benau beserta alam di sekitarnya dapat terus lestari,” pungkasnya. (adv)

Wira

Recent Posts

Anak-Anak TBM Al Farabi Sidoarjo Ikuti QIRA

Berikan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an, dan Meneladani Akhlak Rasulullah Lewat Cerita SIDOARJO - TBM Al Farabi,…

3 hari ago

Sulap Barang Bekas Jadi Kostum Karnaval yang Bikin Jalan Pucang Semarak

SIDOARJO – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian perayaan…

6 hari ago

Warga RW 04 Dusun Tangunan dan Mahasiswa UMM Saling Belajar

SIDOARJO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Bulang,…

2 minggu ago

Dari Bermain hingga Mendongeng, Play On Anak Krian 2 Hidupkan Literasi Anak Krian

KRIAN, SIDOARJO - Play On Anak Krian 2 menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak melalui…

3 minggu ago

Literasi Tak Cukup Dibaca, Gol A Gong dan Muhari AS Dorong Mahasiswa Berkarya

BANGKALAN — Budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian melalui Seminar Nasional bertajuk…

4 minggu ago

Menjaga Ilmu, Menumbuhkan Karakter: Ikhtiar Pendidikan bagi 11 Anak Yatim Dhuafa

SIDOARJO — Pendidikan nonformal menjadi salah satu ruang penting dalam membantu anak-anak mendapatkan pendampingan belajar…

1 bulan ago