{"id":5200,"date":"2025-10-14T20:28:00","date_gmt":"2025-10-14T12:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/literasidata.com\/?p=5200"},"modified":"2025-11-14T09:02:58","modified_gmt":"2025-11-14T01:02:58","slug":"dari-manual-ke-digital-bappeda-kaltara-revolusi-sistem-inovasi-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/literasidata.com\/?p=5200","title":{"rendered":"Dari Manual ke Digital, Bappeda Kaltara Revolusi Sistem Inovasi Daerah"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>TANJUNG SELOR<\/strong> \u2013 Menjawab tantangan era digital dan kebutuhan efisiensi layanan publik, Bappeda dan Litbang Kaltara meluncurkan platform inovasi digital bernama Sirindaku (Sistem Inovasi Daerah Kaltara).<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah ini menandai babak baru transformasi digital dalam pengelolaan inovasi daerah, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah provinsi untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan partisipatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda dan Litbang Kaltara, Mochamad Sarkawi, menjelaskan bahwa Sirindaku tidak sekadar menjadi arena kompetisi untuk Lomba Inovasi Daerah (LID) Kaltara 2025, tetapi juga berfungsi sebagai ruang kolaboratif lintas sektor.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSirindaku bukan hanya wadah lomba, tapi juga ruang sinergi antara masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan aparatur pemerintah untuk mengembangkan gagasan kreatif yang bisa memperkuat pembangunan daerah,\u201d ujar Sarkawi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menuturkan, sebelum adanya Sirindaku, seluruh proses seleksi dan penilaian inovasi masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan rawan ketidakefisienan.<br>\u201cDulu semua proses masih berbasis berkas dan tatap muka. Sekarang semuanya digital, lebih cepat, objektif, dan inklusif,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski sempat menghadapi sejumlah kendala teknis di awal pelaksanaan, tim Bappeda &amp; Litbang bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara bergerak cepat melakukan penyempurnaan sistem hingga seluruh proses berjalan lancar. \u201cKami sempat alami beberapa gangguan teknis, tapi tim segera menindaklanjuti. Hasilnya, sistem kini stabil dan mudah digunakan oleh semua peserta,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Transformasi digital ini terbukti membawa dampak positif signifikan. Berdasarkan data Bappeda &amp; Litbang, jumlah peserta LID 2025 meningkat di semua kategori, mulai dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, ASN, hingga dunia usaha. \u201cKategori perusahaan bahkan meningkat tiga kali lipat, dari sebelumnya tiga peserta menjadi sembilan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya sektor swasta, aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat daerah juga semakin aktif menghadirkan inovasi layanan publik. Pegawai internal Bappeda &amp; Litbang Kaltara pun ikut berpartisipasi melalui empat inovasi unggulan yang diikutsertakan dalam ajang tersebut. \u201cKami ingin mempraktikkan inovasi dari dalam. Tim internal juga ikut menciptakan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui Sirindaku, Pemprov Kaltara berharap ekosistem inovasi daerah semakin hidup dan berkelanjutan, serta mampu menjadi motor penggerak peningkatan daya saing daerah di masa depan. \u201cTransformasi digital bukan tujuan akhir, tapi langkah awal menuju sistem inovasi yang lebih adaptif, transparan, dan kolaboratif,\u201d pungkasnya. (adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANJUNG SELOR \u2013 Menjawab tantangan era digital dan kebutuhan efisiensi layanan publik, Bappeda dan Litbang Kaltara meluncurkan platform inovasi digital bernama Sirindaku (Sistem Inovasi Daerah Kaltara). Langkah ini menandai babak baru transformasi digital dalam pengelolaan inovasi daerah, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah provinsi untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan partisipatif. Kepala Bidang Penelitian dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5183,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[2036,2033,1829,2035,2037,2034],"class_list":["post-5200","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kaltara","tag-mochamad-sarkawi","tag-sirindaku","tag-bappeda-dan-litbang-kaltara","tag-kepala-bidang-penelitian-dan-pengembangan-bappeda-dan-litbang-kaltara","tag-lomba-inovasi-daerah","tag-sistem-inovasi-daerah-kaltara"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/literasidata.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-12-at-22.29.58.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5200","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5200"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5200\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5201,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5200\/revisions\/5201"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5200"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5200"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5200"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}