{"id":4249,"date":"2025-05-19T13:22:37","date_gmt":"2025-05-19T05:22:37","guid":{"rendered":"https:\/\/literasidata.com\/?p=4249"},"modified":"2025-05-19T13:22:39","modified_gmt":"2025-05-19T05:22:39","slug":"bulungan-usung-visi-pembangunan-hijau-dalam-rpjmd-2025-2029","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/literasidata.com\/?p=4249","title":{"rendered":"Bulungan Usung Visi Pembangunan Hijau dalam RPJMD 2025\u20132029"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>TANJUNG SELOR<\/strong> \u2013 Pemkab Bulungan mulai menyusun arah pembangunan jangka menengah untuk periode 2025\u20132029 dengan mengusung visi besar. Bulungan Berdaulat dan Unggul melalui Pembangunan Hijau Berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Visi tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun masa depan yang selaras antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.<br>&#8220;Penyusunan RPJMD ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan target daerah dengan prioritas nasional,&#8221; kata Syarwani.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakan, visi pembangunan Bulungan tersebut memiliki garis lurus dengan program nasional Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang mengedepankan pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.<br>\u201cRPJMD 2025\u20132029 ini kami susun dengan visi Bulungan Berdaulat dan Unggul melalui Pembangunan Hijau Berkelanjutan. Program pemerintah pusat melalui Asta Cita Presiden sangat sejalan dengan arah pembangunan yang kita tetapkan di daerah,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu program unggulan yang menjadi prioritas dalam RPJMD mendatang adalah Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi. Program ini merupakan inovasi kebijakan anggaran daerah yang mendorong pelestarian lingkungan hidup melalui dukungan langsung ke desa.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita titipkan program ini melalui Alokasi Dana Desa (ADD) kepada 74 desa di Bulungan. Namun, di luar itu, ada juga skema yang kita kompetisikan dalam konsep \u2018Bulungan Hijau\u2019. Jadi ini bukan sekadar transfer anggaran, tetapi juga penguatan peran desa dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, pendekatan pembangunan hijau tidak hanya diterapkan pada tataran kebijakan, namun juga harus menjadi pedoman dalam seluruh dokumen perencanaan pembangunan, termasuk RPJMD yang sedang disusun.<br>\u201cSemua perencanaan pembangunan yang kita lakukan hari ini, termasuk penyusunan RPJMD Bulungan 2025\u20132029, adalah kelanjutan dari arah pembangunan yang sudah kita mulai sejak 2021 hingga 2024. Ini bukan arah baru yang terputus, tetapi kesinambungan dari proses transformasi yang telah berjalan,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan bahwa Pemda Bulungan berkomitmen untuk terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap tahapan pembangunan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan lingkungan sebagai pilar utama.<br>&#8220;Penyusunan RPJMD ini sendiri melibatkan berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga lembaga pengawasan, guna memastikan bahwa dokumen yang dihasilkan responsif terhadap kebutuhan dan tantangan daerah ke depan,&#8221; ujarnya<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan arah pembangunan yang lebih hijau, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap dapat menciptakan daerah yang tidak hanya berdaulat secara ekonomi dan sosial, tetapi juga unggul dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. (adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANJUNG SELOR \u2013 Pemkab Bulungan mulai menyusun arah pembangunan jangka menengah untuk periode 2025\u20132029 dengan mengusung visi besar. Bulungan Berdaulat dan Unggul melalui Pembangunan Hijau Berkelanjutan. Visi tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun masa depan yang selaras antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.&#8220;Penyusunan RPJMD ini menjadi momen penting &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4243,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[1405,224,1558,116],"class_list":["post-4249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bulungan","tag-syarwani-2","tag-bupati-bulungan","tag-pembangunan-hijau","tag-pemkab-bulungan"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/literasidata.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-13.02.46.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4249"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4250,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4249\/revisions\/4250"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}