{"id":2014,"date":"2024-07-31T15:31:23","date_gmt":"2024-07-31T07:31:23","guid":{"rendered":"https:\/\/literasidata.com\/?p=2014"},"modified":"2024-07-31T15:31:26","modified_gmt":"2024-07-31T07:31:26","slug":"cegah-konflik-sosial-gubernur-paparkan-penyusunan-peta-rawan-konflik-kaltara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/literasidata.com\/?p=2014","title":{"rendered":"Cegah Konflik Sosial, Gubernur Paparkan Penyusunan Peta Rawan Konflik Kaltara"},"content":{"rendered":"\n<p>MAKASSAR &#8211; Konflik merupakan suatu fenomena yang sangat kompleks, dalam realitasnya konflik hampir selalu multilayer. Ia melibatkan dua atau lebih individu atau kelompok yang memiliki tujuan serta kepentingan yang tidak dapat disatukan (Incompatible) satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), DR (HC) H. Zainal A. Paliwang, M.Hum dalam pemaparannya pada kegiatan Seminar Penyusunan Peta Rawan Konflik Kalimantan Utara di Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, Senin (29\/7).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKonfigurasi konflik muncul dari ketidakseimbangan dalam hubungan \u2013 hubungan tersebut seperti ketidakseimbangan dalam status sosial, kekayaaan serta kekuasaan yang mengakibatkan munculnya problematika sepeti diskriminasi, pengangguran, kemiskinan dan kriminalitas,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari berbagai hal ini dapat disimpulkan bahwa konflik adalah segala macam interaksi pertentangan antara dua pihak atau lebih. Konflik dapat timbul dari berbagai situasi situasi baik individu, antar individu, kelompok, organisasi maupun negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Disebutkannya, salah satu tantangan penanganan konflik di provinsi Kaltara adalah belum tersedianya pemetaan potensi konflik. Dokumen ini penting sebagai indikator dan acuan dalam menyusun Rencana Aksi Terpadu (RAD) agar bisa tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJika kita memiliki sesuatu peta maka kita memiliki sensor, oleh karena itu provinsi Kalimantan Utara sangat membutuhkan peta potensi konflik sebagai sensor untuk kita mengantisipasinya,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Gubernur menyebutkan konflik tetaplah harus dihadapi, ditangani dan diselesaikan oleh manusia, baik dalam posisinya sebagai pihak yang terlibat didalamnya maupun sebagai pihak ketiga yang tidak terlibat agar keluar dari jebakan konflik tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu ia menekankan kepada semua pihak bahwa kehadiran peta potensi konflik di kabupaten kota di provinsi Kaltara mendesak untuk segera dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya berharap dengan seminar ini kita dapat memetakan potensi \u2013 potensi yang ada di Kalimantan Utara dan melakukan pendataan peristiwa konflik yang pernah terjadi, dengan tujuan terciptanya pencegahan konflik melalui peta rawan konflik di Kalimantan Utara,\u201d tuntasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hadir diantaranya Rektor UNHAS, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, Sekretaris UNHAS Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil., Ph.D, sejumlah kepala perangkat daerah tingkat provinsi dan Forkopimda Kaltara secara daring.(dkisp)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR &#8211; Konflik merupakan suatu fenomena yang sangat kompleks, dalam realitasnya konflik hampir selalu multilayer. Ia melibatkan dua atau lebih individu atau kelompok yang memiliki tujuan serta kepentingan yang tidak dapat disatukan (Incompatible) satu sama lain. Ini disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), DR (HC) H. Zainal A. Paliwang, M.Hum dalam pemaparannya pada kegiatan Seminar Penyusunan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2011,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[41,30],"tags":[172,133,474],"class_list":["post-2014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kaltara","category-nasional","tag-gubernur-kaltara","tag-pemprov-kaltara","tag-penyusunan-peta-rawan-konflik-kaltara"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/literasidata.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/IMG-20240731-WA0001.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2014"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2015,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2014\/revisions\/2015"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/literasidata.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}